TVRINews, Tangerang
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung progres pembangunan Underpass Bitung di Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat 6 November 2026.
Proyek ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk mengurai kemacetan sekaligus memperlancar mobilitas warga dan distribusi barang di kawasan tersebut.

(Foto: Kemenko IPK)
“Sudah terlalu lama masyarakat dan aktivitas ekonomi yang melewati jalur Bitung ini terdampak kemacetan. Kita perlu mencari solusi yang lebih permanen, salah satunya melalui pembangunan underpass,” ujar Menko AHY.
Hingga saat ini, pembangunan Underpass Bitung telah mencapai 70,7 persen, sedikit lebih cepat dari rencana. Proyek dengan anggaran sekitar Rp87 miliar ini mencakup penanganan underpass sepanjang sekitar 350 meter serta pembangunan jalan pendekat. Serah terima pertama pekerjaan ditargetkan pada Februari 2027.
Kehadiran underpass ini ditargetkan dapat menurunkan tingkat kepadatan lalu lintas di jalur Bitung dari indeks yang mendekati 1 menjadi sekitar 0,5. Arus lalu lintas yang lebih lancar diharapkan dapat memperpendek waktu tempuh masyarakat, mempercepat distribusi barang, serta mendukung aktivitas usaha, termasuk UMKM di kawasan Tangerang Raya.
“Para pekerja bisa menempuh perjalanan lebih cepat, dan anak-anak kita bisa berangkat ke sekolah dengan lebih nyaman,” kata Menko AHY.
Dalam peninjauan tersebut, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Banten Indra Gunawan menjelaskan, pekerjaan portal sisi Tangerang masih berlangsung. Akses di sisi tersebut ditargetkan sudah dapat dibuka pada masa libur Natal dan Tahun Baru untuk membantu memperlancar arus lalu lintas.
Menko AHY mengapresiasi kerja sama Kementerian PU, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta kontraktor pelaksana. Ia meminta seluruh pihak terus mengawal penyelesaian proyek dengan menjaga mutu pekerjaan dan mengutamakan keselamatan para pekerja.










