TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto mewakili Menteri Pertahanan (Menhan) menghadiri rapat kerja Kementerian Pertahanan (Kemhan)/TNI bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta, Rabu, 16 September 2026.
Rapat kerja tersebut membahas masukan dan pandangan terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengaturan Reforma Agraria. Pertemuan dihadiri pimpinan dan anggota Baleg DPR RI serta jajaran Kemhan dan TNI.
Dalam rapat tersebut, Wamenhan menyampaikan dukungan Kemhan dan TNI terhadap upaya penataan agraria yang berorientasi pada keadilan, kesejahteraan masyarakat, serta kepastian hukum.
“Kemhan dan TNI mendukung upaya penataan agraria yang berorientasi pada keadilan, kesejahteraan, dan kepastian hukum,” ujar Donny dalam keterangan yang diterima tvrinews melalui rilis, Kamis, 17 September 2026.
Menurutnya, penataan dan pengelolaan pertanahan membutuhkan sinergi serta koordinasi antara kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Koordinasi diperlukan agar proses inventarisasi, validasi, pemetaan, hingga penataan data pertanahan dapat dilakukan secara tertib.
“Sinergi dan koordinasi antara kementerian/lembaga dan pemerintah daerah menjadi penting dalam mendukung penataan dan pengelolaan pertanahan secara tertib,”jelasnya.
Ia menambahkan, penataan data pertanahan diharapkan dapat mendukung pengelolaan pertanahan yang transparan dan memberikan kepastian hukum, dengan tetap memperhatikan kepentingan strategis nasional.
Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kemhan, Inspektur Jenderal Kemhan, Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI, serta sejumlah pejabat Eselon I dan II Kemhan dan TNI.










