TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim Setiawan Slamet menyatakan kesiapannya membantu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam menjalankan program strategis nasional, khususnya swasembada pangan dan hilirisasi produk pertanian.
Alim yang juga menjabat sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) menyampaikan, penugasan tersebut merupakan amanah dari Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap dapat berkontribusi melalui pemanfaatan hasil riset dan inovasi perguruan tinggi untuk mendukung program pemerintah.

“Pertama, saya ingin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dari Bapak Presiden, Prabowo Subianto, dan tentu saya diharapkan bisa membantu Bapak Menteri Pertanian, Bapak Amran, terutama untuk mewujudkan program strategis nasional terkait dengan swasembada pangan dan juga hilirisasi produk-produk pertanian,”kata Alim kepada wartawan, Kamis, 15 Oktober 2026.
Ia menilai, perguruan tinggi memiliki berbagai hasil penelitian dan inovasi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan produktivitas serta nilai tambah produk pertanian.
“Yang kedua, karena saya berasal dari kalangan perguruan tinggi, saya juga punya harapan agar hasil-hasil riset, inovasi dari perguruan tinggi ini bisa diterapkan, bisa membantu tadi untuk menyukseskan program swasembada dan juga hilirisasi, terutama untuk meningkatkan nilai tambah,”tambahnya.
Menurut Alim, inovasi yang dikembangkan perguruan tinggi mencakup berbagai bidang, mulai dari pengembangan varietas unggul hingga inovasi lainnya yang berpotensi mendukung sektor pertanian nasional.
Meski demikian, Alim mengaku belum menerima arahan khusus dari Menteri Pertanian terkait tugas yang akan dijalankannya sebagai wakil menteri. Ia menyatakan masih menunggu arahan lebih lanjut.

“Belum ada arahan dari Pak Mentan, saya menunggu arahan, apa pun tugasan kepada saya,”ucapnya.
Alim juga menyebut dirinya belum bertemu dengan Presiden Prabowo setelah menerima informasi mengenai penugasan tersebut. Ia mengatakan masih menjalankan aktivitasnya di kampus ketika dihubungi terkait penunjukan sebagai wakil menteri. Terkait jabatan Rektor IPB, Alim menyampaikan bahwa dirinya masih menjalankan tugas tersebut selama masa transisi berlangsung.
“Masih, masih ada transisi, seperti tahun lalu,”tandasnya.










