TVRINews, Lamongan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di tujuh titik lokasi yang tersebar di Kabupaten Lamongan dan Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis 15 Oktober 2026.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan KDKMP berjalan dengan baik sebagai infrastruktur pemerintah dalam memperkuat perekonomian desa, meningkatkan pelayanan masyarakat, serta mendekatkan akses penyaluran bantuan sosial (bansos).
Di Kabupaten Lamongan, peninjauan menyasar enam lokasi yakni Desa Sidorejo di Kecamatan Deket, serta Desa Pandanpancur, Ketapangtelu, Blawi, Sambopinggir, dan Windu. Selain itu, tim Kementerian Sosial juga meninjau operasional KDKMP di Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.
Gus Ipul menyampaikan bahwa operasional KDKMP di lapangan sudah berjalan cukup baik. Didukung sumber daya manusia (SDM) yang memadai mulai dari manajer hingga pegawai, koperasi ini juga telah memiliki sarana dan prasarana penunjang yang representatif.

“Kita harapkan ke depan makin sempurna, makin baik dari sisi tata kelola, dari sisi sosialisasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa tahu secara utuh tentang manfaat dari hadirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini,” kata Gus Ipul usai meninjau KDKMP.
Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa kehadiran KDKMP diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Ke depan, penyaluran bantuan sosial dan subsidi disiapkan agar dapat dilakukan langsung melalui KDKMP agar akses warga semakin mudah dan dekat.
“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, di bawah koordinasi Kemenko Pangan, Pak Zulhas (Zulkifli Hasan), diharapkan nanti penyaluran-penyaluran bantuan sosial dan subsidi sosial, ya tentu termasuk di dalamnya yang dari Kementerian Sosial bisa disalurkan lewat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” jelasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Gus Ipul turut menyaksikan proses pengambilan bansos serta berdialog hangat dengan sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Ia meminta pemerintah daerah terus mengawal operasional koperasi tersebut.
“Didukung kebutuhan-kebutuhannya, di-backup kekurangan-kekurangannya, sehingga ke depan Koperasi Desa Merah Putih bisa beroperasi lebih optimal sesuai arahan Bapak Presiden. Jika ada kekurangan-kekurangan sementara ini mohon dimaklumi, karena ini baru juga mulai beradaptasi,” kata Gus Ipul.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyambut baik langkah tersebut dan menyampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 90 KDKMP yang telah beroperasi di wilayahnya. Pemkab Lamongan berharap integrasi penyaluran bantuan dan kebutuhan pokok melalui KDKMP dapat segera berjalan penuh.
“Harapan kami untuk pelayanan subsidi dari berbagai kementerian nanti bisa semuanya lewat di sini, termasuk untuk kebutuhan bahan pokok, gas, dan juga nanti pembayaran listrik juga kita akan laksanakan di sini,” ujarnya.
Dukungan perbankan juga hadir melalui kemitraan dengan BNI. Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho menjelaskan pihaknya menghadirkan Agen BNI46 di KDKMP untuk mempermudah transaksi warga.
“Jadi kalau Bapak Ibu semula itu kalau mengambil bantuan harus ke cabang, sekarang cukup ke masing-masing koperasi. Jadi cabang kami, kami bawa ke sini bekerja sama dengan koperasi,” jelas Eko.










