Penulis: Desi Krida
TVRINews, Jakarta
TNI Angkatan Laut (AL) menggelar pelatihan penanggulangan bencana alam untuk masyarakat pesisir yang berada di tiga wilayah yakni, Denpasar, Malang dan Cilacap.
Pelatihan yang diinisiasi Dinas Pembinaan Potensi Maritim TNI Angkatan Laut (Dispotmaral) ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun dan diprioritaskan pada daerah-daerah rawan bencana.
Kepala Dinas Pembinaan Potensi Maritim TNI Angkatan Laut Laksma TNI Suradi Agung Slamet mengatakan TNI Angkatan Laut berusaha menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa budaya akan kesiagaan hadapi bencana harus dimulai dari kesadaran individu, keluarga dan kelompok, termasuk di lingkungan sekolah sampai pada kelompok masyarakat bawah.
“Kegiatan pelatihan ini dianggap sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kapasitas aparat pemerintah dan masyarakat dalam rangka membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana. Kesiapan dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam penanggulangan bencana,” kata Laksma TNI Suradi Agung, dikutip Jumat, 17 Maret 2023.
Baca Juga: Geger Perampok Bank di Lampung Tembak 3 Orang
“Penanggulangan bencana bukanlah kerja sendiri, melainkan tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah, unsur masyarakat, dunia usaha, akademisi termasuk media baik cetak,elektronik dan sosial media,” sambung Laksma Suradi.
Selain itu Pelatihan penanggulangan bencana bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan peningkatan kemampuan diri sendiri, kesiapsiagaan, kewaspadaan, sikap tanggap segera menyiapkan alat peralatan, juga menyelamatkan diri dari resiko ganasnya ancaman bencana serta menghadapi terjadinya bencana alam berupa gempa bumi dan tsunami di daerah pesisir.
Maka dengan langkah antisipasi siaga bencana tersebut mampu menekan angka korban jiwa dan memahami langkah-langkah pertama yang harus diambil saat terjadi bencana.
Baca Juga: Petani Rugi Ratusan Juta Akibat Banjir di Wilayah Lima Puluh Kota
Sedangkan materi dalam pelatihan tersebut meliputi sistem peringatan dini gempa bumi dan tsunami, penanganan korban gempa bumi dan tsunami, manajemen kesiapsiagaan bencana, prosedur pelaksanaan proses evakuasi mandiri dari ancaman resiko bencana gempa bumi dan tsunami.
Sesi pelatihan diakhiri dengan simulasi kesiapsiagaan bencana dan evakuasi mandiri masyarakat pesisir terhadap ancaman gempa bumi dan tsunami yang melibatkan personel TNI, Polri, Pemda setempat, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BPBD, Basarnas, BMKG, Pelajar dan Kelompok Masyarakat Peduli Bencana.
Editor: Redaktur TVRINews
