TVRINews, Makassar
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengajak 4.414 mahasiswa baru Universitas Bosowa (Unibos) menjadi generasi yang mampu beradaptasi, berpikir kritis, dan menciptakan inovasi di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Hal ini diungkapkan, saat memberikan kuliah umum di Universitas Bosowa di Makassar.
Pada kesempatan tersebut, ia menuturkan jika mahasiswa yang memasuki perguruan tinggi saat ini menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya.
Selain itu, ia menerangkan jika kemajuan AI membuat informasi dan jawaban semakin mudah diperoleh. Karena itu, nilai utama seorang mahasiswa tidak lagi terletak pada kemampuan menghafal, melainkan pada kecakapan bertanya, menganalisis, menguji kebenaran informasi, hingga menghasilkan gagasan baru.
“Kalian masuk universitas di zaman yang berbeda. Ketika AI semakin mudah memberikan jawaban, kekuatan kalian justru terletak pada kemampuan untuk bertanya, berpikir, menganalisis, dan menghasilkan sesuatu yang belum ada,” kata Stella dalam keterangan yang diterima tvrinews.com pada Kamis, 10 September 2026.
Tak hanya itu, Stella menegaskan bahwa perguruan tinggi harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menemukan minat, mengasah kepakaran, sekaligus mengubah pengetahuan menjadi karya yang berdampak bagi masyarakat.
Ia mendorong mahasiswa agar aktif mengikuti berbagai aktivitas di luar perkuliahan, seperti penelitian, organisasi, magang, proyek kolaboratif, hingga pengabdian kepada masyarakat sebagai bekal menghadapi dunia profesional.
“Jangan hanya datang ke kampus untuk mendapatkan ijazah. Gunakan masa kuliah untuk menemukan apa yang kalian sukai, membangun kepakaran, dan mengubah pengetahuan itu menjadi karya yang bermanfaat,” ujarnya.
Dalam paparannya, Stella juga mengingatkan bahwa dunia kerja akan terus berubah seiring perkembangan teknologi. Oleh sebab itu, kemampuan beradaptasi perlu dibangun sejak mahasiswa mulai menempuh pendidikan tinggi.
“Karena satu-satunya konstan di dunia ini adalah perubahan. Empat tahun lagi akan banyak sekali yang berubah,” tuturnya.
Selain kesiapan menghadapi perubahan, Stella mengajak mahasiswa untuk tidak takut gagal. Menurutnya, kegagalan merupakan bagian dari proses belajar yang akan membentuk ketangguhan dan kemampuan menyelesaikan persoalan.
Stella berharap mahasiswa baru Unibos mampu menjadikan masa kuliah sebagai periode terbaik untuk mengembangkan potensi diri dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
“Selamat bergabung ke pendidikan tinggi. Kalianlah yang akan lebih memajukan negara ini,” pungkasnya.










