TVRINews, Jakarta
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyampaikan rasa keprihatinan dan empati mendalam atas insiden hilang kontaknya sebuah speedboat yang membawa delapan orang, termasuk sejumlah jurnalis dan awak kapal, di perairan Selat Sunda. Hal tersebut, diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton S.P. Panjaitan.
Ia menuturkan, jika seluruh jajaran BNPB, mulai dari pimpinan hingga staf, turut mendoakan agar seluruh penumpang segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kami menyampaikan rasa keprihatinan dan empati yang mendalam atas hilang kontaknya sebuah speedboat yang membawa delapan orang, termasuk sejumlah jurnalis dan awak kapal di perairan Selat Sunda,” ujar Berton melalui laman akun Youtube BNPB Indonesia pada Kamis, 10 September 2026.
Selain itu, BNPB memahami peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran besar, baik bagi keluarga korban, rekan-rekan jurnalis, maupun masyarakat yang menantikan kabar terbaru dari proses pencarian.
Menurut Berton, operasi pencarian dan pertolongan saat ini masih terus dilakukan oleh Basarnas bersama unsur terkait. BNPB juga terus berkoordinasi dan memantau perkembangan operasi SAR di lapangan.
“Kami berharap seluruh penumpang dan awak kapal dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” katanya.
BNPB turut mengajak seluruh masyarakat memberikan dukungan kepada tim SAR yang tengah bertugas, serta mendoakan agar proses pencarian berjalan lancar dan seluruh korban dapat segera ditemukan untuk kembali berkumpul bersama keluarga.










