TVRINews, Jakarta
Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR RI Ke-22 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026.
Rapat paripurna didampingi Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati dan Saan Mustopa.
Salah satu agenda rapat adalah pengambilan keputusan atas permohonan pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia kepada dua pesepak bola keturunan, Luke Anthony Vickery dan Mitchell Lee Baker.
Sebelum pengesahan, Puan meminta persetujuan seluruh anggota dewan yang hadir.
"Apakah permohonan pemberian pertimbangan kewarganegaraan RI atas nama Saudara Luke Vickery dan Mitchell Baker dapat disetujui?" tanya Puan, Selasa, 30 Juni 2026.
"Setuju," jawab anggota DPR secara serentak, yang kemudian disahkan melalui ketukan palu sidang.
Pemerintah menilai proses naturalisasi kedua pemain tersebut bertujuan memperkuat kualitas Tim Nasional Indonesia sekaligus menghadirkan transfer pengetahuan bagi perkembangan sepak bola nasional, baik di level tim nasional maupun kompetisi profesional.
Selain itu, Luke Vickery dan Mitchell Baker disebut memiliki komitmen untuk menjadi warga negara Indonesia dan berkontribusi memperkuat Timnas Indonesia.
Mitchell Lee Baker merupakan penyerang berusia 19 tahun yang sebelumnya membela Georgetown University di kompetisi NCAA sebelum terpilih oleh klub Major League Soccer (MLS), Colorado Rapids, melalui MLS SuperDraft 2026.
Sementara itu, Luke Vickery saat ini memperkuat Macarthur FC di kompetisi A-League Men Australia. Hingga Mei 2026, ia telah mencatatkan 24 penampilan dengan torehan empat gol dan satu assist di liga domestik, serta mencetak dua gol dan dua assist dalam enam pertandingan AFC Champions League Two 2025-2026.
Sebelum bergabung dengan Macarthur FC, Vickery bermain untuk Western United FC pada periode 2023 hingga 2025. Ia diketahui memiliki garis keturunan Indonesia dari neneknya yang berasal dari Sumatera.
Kedua pemain tersebut juga telah mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih John Herdman sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala ASEAN (AFF) 2026.










