
Menag Tinjau Rumah Ibadah IKN, Masjid Negara Hampir Rampung dan Jadi Simbol Kerukunan
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, IKN
Menteri Agama Nasaruddin Umar meninjau progres pembangunan fasilitas rumah ibadah di Ibu Kota Nusantara (IKN), Minggu, 11 Januari 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Menag memastikan percepatan pembangunan sarana peribadatan yang dirancang sebagai pusat spiritualitas sekaligus simbol kerukunan umat beragama.
Nasaruddin mengungkapkan saat ini fokus pembangunan berada pada dua bangunan utama, yakni Masjid Negara dan Gereja Basilika.
Meski demikian, ia menegaskan kawasan tersebut ke depan akan berkembang menjadi kompleks rumah ibadah yang inklusif bagi seluruh pemeluk agama.
“Saat ini Masjid Negara dan Basilika sedang berproses. Ke depannya, seluruh rumah ibadah lintas agama, mulai dari gereja Kristen, vihara, kuil, hingga pura besar akan dibangun dalam satu kawasan yang berdekatan,” ujar Nasaruddin dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Minggu, 11 Januari 2026.
Progres pembangunan Masjid Negara dilaporkan telah mencapai sekitar 90 persen. Masjid ini dirancang mampu menampung hingga 60.000 jemaah. Salah satu elemen ikoniknya adalah menara minaret setinggi 99 meter yang melambangkan 99 nama Allah atau Asmaul Husna.
Sementara itu, pembangunan Gereja Basilika juga menunjukkan kemajuan signifikan. Dari tampak udara, arsitektur bangunan ini akan membentuk simbol salib.
Gereja tersebut memiliki kapasitas sekitar 1.600 umat dan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti Wisma Uskup, Jalan Salib dan Taman Goa Maria, serta Gedung Kolaborasi Lintas Agama.
Selain meninjau progres fisik, Menag turut memberikan masukan teknis dan estetis. Ia menyarankan penambahan ornamen dinding serta pengaturan pencahayaan yang lebih artistik pada Masjid Negara maupun Basilika guna memperkuat nuansa spiritual dan kekhusyukan.
Menag berharap pembangunan fasilitas publik tersebut dapat segera dirampungkan agar manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat dan para pegawai di IKN, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar dan segera selesai. Harapannya, jika sudah rampung, masyarakat bisa langsung memanfaatkannya untuk beribadah dan memperkuat ukhuwah di lingkungan IKN,” ucap Nasaruddin.
Pembangunan kompleks rumah ibadah di IKN ini diharapkan menjadi cerminan nyata visi Indonesia yang menjunjung tinggi toleransi, moderasi beragama, dan kebersamaan di tengah pembangunan ibu kota baru.
Editor: Redaksi TVRINews
