TVRINews, Jakarta
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak generasi muda Indonesia mempersiapkan diri menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi yang semakin kompleks.
Pemuda dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sekaligus penggerak pembangunan nasional.
Pesan tersebut disampaikan Erick saat menghadiri pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (PP Hikmahbudhi) periode 2026-2028.
Erick berpesan agar pengurus baru Hikmahbudhi tidak hanya menjalankan amanah kepemimpinan, tetapi juga berkontribusi melayani masyarakat dan menjawab berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia pada masa mendatang.
Menurutnya, generasi muda perlu mengambil peran dalam berbagai sektor, termasuk ekonomi, dengan mengedepankan persatuan dan kebersamaan.
“Generasi muda harus menjadi agen perubahan, baik itu untuk sektor ekonomi dengan penuh kesatuan, dan lainnya,” ujar Erick dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Minggu, 8 November 2026.
Untuk mendukung peran tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berkomitmen membuka ruang sinergi yang lebih luas bagi pemuda. Salah satunya melalui penguatan program magang lintas kementerian serta alokasi beasiswa.
Erick menilai pengembangan kapasitas generasi muda menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu mendorong pertumbuhan di berbagai sektor.
“Kita harus melahirkan SDM yang siap mendorong pertumbuhan di segala sektor,” ucap Erick.
Ia pun mengajak seluruh elemen pemuda untuk memperkuat kebersamaan dan mengambil bagian dalam mendorong kemajuan Indonesia.
“Mari bergerak untuk kemajuan Indonesia, jadikan kebersamaan ini sebagai kekuatan untuk membawa perubahan nyata,” kata Erick.










