TVRINews, Jakarta
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI memperoleh pagu indikatif sebesar Rp939,7 miliar untuk Tahun Anggaran 2027. Pagu tersebut dibahas dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama TVRI terkait Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027.
Direktur Utama TVRI Fiki Satari menjelaskan bahwa pagu indikatif yang telah disetujui masih akan dibahas lebih lanjut bersama Komisi VII DPR RI, termasuk terkait kebutuhan anggaran tambahan melalui skema Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan usulan inisiatif lainnya.
Menurutnya, anggaran tersebut akan difokuskan untuk mendukung program prioritas nasional, terutama pengembangan program dan produksi siaran televisi publik serta penguatan infrastruktur penyiaran TVRI di seluruh Indonesia.
"Yang ditetapkan saat ini adalah pagu indikatif sebesar Rp939,7 miliar. Selanjutnya masih ada proses pembahasan terkait PNBP dan berbagai usulan yang akan disesuaikan kembali dalam pembahasan berikutnya,"kata Fiki dalam keterangan yang diterima tvrinews, Kamis, 18 Juni 2026.
Dalam rapat tersebut, Komisi VII DPR RI turut menyoroti alokasi anggaran untuk program dan pemberitaan yang dinilai masih relatif rendah dibanding kebutuhan TVRI sebagai lembaga penyiaran publik nasional.
Menanggapi hal tersebut, TVRI menyatakan akan terus mengupayakan penguatan anggaran pada sektor program dan pemberitaan agar mampu menjalankan fungsi pelayanan informasi publik secara optimal.
Selain itu, Fiki juga menegaskan pentingnya dukungan anggaran untuk memperluas jangkauan siaran, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta meningkatkan kualitas layanan penyiaran melalui pengembangan teknologi dan infrastruktur.
Komisi VII DPR RI menerima penjelasan TVRI mengenai program kerja prioritas nasional Tahun 2027 dan akan melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap kebutuhan anggaran yang diajukan, termasuk usulan tambahan untuk mendukung layanan penyiaran publik.
Dalam rekomendasinya, Komisi VII meminta TVRI memprioritaskan perluasan jangkauan siaran ke seluruh Indonesia, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran, memperkuat kualitas penyiaran publik, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta memperbaiki sarana dan prasarana guna mendukung pencapaian kinerja yang lebih optimal.
Dengan dukungan anggaran yang memadai, TVRI diharapkan dapat semakin memperkuat perannya sebagai media penyiaran publik yang memberikan layanan informasi, pendidikan, budaya, dan hiburan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.










