TVRINews, Jakarta
Bank Jakarta terus memperluas akses layanan perbankan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta memperkuat tata kelola perusahaan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Langkah perluasan jangkauan pembiayaan tersebut difokuskan pada pengembangan sentra mikro dan sentra UMKM agar layanan keuangan semakin mudah diakses sesuai kebutuhan tiap kelompok usaha.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo menegaskan bahwa kemudahan akses bagi pelaku usaha mikro dan penerapan tata kelola yang baik menjadi fondasi penting dalam menggerakkan perekonomian Jakarta.
“Bisnis bank itu adalah bisnis kepercayaan. Supaya bank ini bisa dipercaya, tata kelola sudah menjadi hal yang wajib dan itu terus-menerus kita bangun,” kata Agus dalam keterangannya, Jumat 30 Oktober 2026.
Ia menambahkan bahwa pendekatan layanan untuk sektor mikro perlu ditempatkan langsung di dekat pusat aktivitas ekonomi masyarakat agar dampaknya terasa secara optimal.
Agus menjelaskan bahwa penguatan tata kelola dilakukan melalui pemenuhan lima prinsip utama, yakni transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, integritas, dan kewajaran guna memastikan operasional perbankan berjalan secara konsisten.
“Kelima prinsip ini harus terus dijaga dan diterapkan secara konsisten untuk memperkuat kepercayaan nasabah serta memastikan keberlangsungan bisnis Bank Jakarta,” ujarnya.
Selain tata kelola internal, Bank Jakarta juga memperluas jangkauan pembiayaan melalui pengembangan sentra mikro yang ditempatkan dekat dengan lokasi pasar dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kalau sentra UKM tidak perlu terlalu banyak karena bisa dipusatkan di sentra-sentra tertentu, kemudian pelaku usahanya yang bergerak. Namun, kalau mikro harus dekat dengan pasarnya,” jelasnya.
Dengan total nasabah yang saat ini mencapai sekitar empat juta orang, Bank Jakarta turut menyambut terbuka masukan dan masukan konstruktif dari berbagai elemen masyarakat demi meningkatkan mutu pelayanan.
“Kami tentu tidak anti terhadap kritik membangun. Sebab, kritik diperlukan sebagai sarana evaluasi agar semakin baik lagi,” imbuhnya.
Sementara itu, Presidium LIGA Pro Jakarta Syafti Hidayat mengapresiasi terobosan yang dilakukan Bank Jakarta dan berharap kinerja perbankan daerah tersebut terus meningkat hingga mampu bersaing dengan bank-bank nasional.
“Semoga layanan Bank Jakarta dapat terus ditingkatkan dan bisa mengungguli bank-bank Himbara maupun swasta,” pungkasnya.










