TVRINews, Jakarta
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan setiap anak berhak mendapatkan pengasuhan yang aman, penuh kasih sayang, dan bebas dari kekerasan. Menanggapi dugaan kekerasan fisik terhadap anak yang terekam kamera pengawas (CCTV) di sebuah hotel di Alor Setar, Malaysia, Menteri PPPA menekankan pentingnya pengasuhan positif dan kemampuan orang tua mengelola emosi agar tidak melampiaskan kemarahan kepada anak.
“Mengasuh anak memang memiliki tantangan tersendiri. Orang tua bisa mengalami kelelahan, tekanan, atau menghadapi situasi yang memicu emosi. Namun, apa pun kondisinya, kekerasan tidak dapat dibenarkan sebagai bentuk pendisiplinan anak. Orang tua perlu belajar mengenali emosinya, menenangkan diri ketika mulai kehilangan kendali, dan memilih respons yang tidak melukai anak,” tegas Menteri PPPA, Arifah Fauzi, dalam keterangan Sabtu, 24 Oktober 2026.
Komunikasi yang baik di dalam keluarga juga menjadi kunci untuk mencegah kekerasan. Ketika anak bertengkar, berebut barang, atau sulit mengikuti arahan, orang tua perlu merespons dengan tenang, mendengarkan kebutuhan anak, dan memberikan batasan yang jelas sesuai usianya. Disiplin tetap dapat diterapkan tanpa memukul, membentak, atau mempermalukan anak.
Menteri PPPA melanjutkan, melalui disiplin tetap dapat dilakukan tanpa memukul, membentak, atau mempermalukan anak, sehingga anak dapat belajar mengenali emosi, memahami aturan, dan menyelesaikan konflik secara sehat.
“Orang tua perlu membangun komunikasi dan komitmen bersama dalam mengasuh anak. Ketika salah satu orang tua merasa emosinya mulai sulit dikendalikan, jangan memaksakan diri untuk terus menghadapi situasi tersebut. Berikan kesempatan kepada pasangan untuk mengambil alih pengasuhan sementara dengan tenang. Langkah sederhana ini dapat membantu mencegah respons spontan yang berisiko menyakiti anak,” ujar Menteri PPPA.
Menteri PPPA menambahkan, apabila kesulitan mengendalikan emosi berkaitan dengan perilaku anak atau tantangan dalam tahap tumbuh kembangnya, orang tua perlu mencari bantuan yang sesuai. Konsultasi dengan tenaga profesional dapat membantu orang tua memahami kebutuhan anak, mengidentifikasi pemicu konflik, serta menemukan strategi pengasuhan yang tepat. Orang tua juga dapat meminta dukungan keluarga atau orang tepercaya ketika menghadapi tekanan dalam pengasuhan.










