TVRINews, Jakarta
Tokoh masyarakat Jusuf Hamka menilai Presiden Prabowo Subianto sebagai pemimpin yang memiliki keberanian besar dalam memberantas pihak-pihak yang dinilai merugikan negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Jusuf Hamka, yang akrab disapa Babah Alun, dalam podcast Close The Door, dikutip Jumat, 8 Mei 2026.
Menurut Jusuf, kondisi Indonesia saat ini membutuhkan pembenahan besar di berbagai sektor. Karena itu, ia menaruh harapan kepada Prabowo untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh.
“Semua ini sudah terlalu banyak yang harus dibenahi. Kami berharap kepada Pak Prabowo karena beliau punya keberanian untuk menghadapi berbagai kekuatan besar,” ujar Jusuf dalam keterangan yang diterima tvrinews, Jumat, 8 Mei 2026.
Ia menilai ketegasan Prabowo terlihat dari langkah pemerintah dalam menindak berbagai pihak yang selama ini dianggap memperoleh keuntungan besar dari sektor-sektor strategis negara.
Jusuf menyebut kebijakan tersebut membuat Prabowo menghadapi berbagai serangan dan kritik dari pihak-pihak yang merasa kepentingannya terganggu. Namun, menurutnya, dukungan masyarakat terhadap Presiden tetap besar karena publik melihat keseriusan pemerintah dalam bekerja untuk kepentingan negara.
“Banyak yang mengkritik, tetapi lebih banyak masyarakat yang mendukung karena rakyat melihat beliau bekerja untuk bangsa,”jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Jusuf juga menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tetap diperlukan, namun harus disertai solusi dan masukan yang membangun.
“Saya juga beberapa kali mengkritik pemerintah. Tapi kalau memang kebijakannya baik, kita harus mengakui. Kritik itu seharusnya memberi solusi, bukan hanya menghujat,”lanjutnya.
Selain menyoroti kebijakan dalam negeri, Jusuf Hamka turut mengapresiasi langkah diplomasi luar negeri yang dilakukan Prabowo. Ia menilai kunjungan luar negeri Presiden merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional.
Bahkan, Jusuf menyebut gaya kepemimpinan Prabowo mengingatkannya pada Presiden pertama Indonesia, Soekarno, yang dinilai berhasil membawa nama Indonesia dikenal dunia internasional.
“Pak Prabowo mengingatkan saya pada Bung Karno. Indonesia kembali diperhitungkan di dunia internasional,” pungkasnya.










