TVRINews, Jakarta
Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk menindaklanjuti berbagai laporan mengenai penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai tidak sesuai ketentuan.
Arahan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, Panglima TNI, serta para direktur utama BUMN strategis di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan rapat secara khusus membahas langkah penertiban dan penguatan pelaksanaan tiga program prioritas pemerintah, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

"Terkait Program MBG, Presiden Prabowo meminta dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program, termasuk merespons berbagai laporan yang masuk terkait penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak sesuai ketentuan," ujar Seskab Teddy yang dikutip tvrinews.com dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Rabu, 15 Juli 2026.
Selain membahas MBG, Seskab Teddy menyatakan Presiden Prabowo juga mengarahkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulfikli Hasan beserta tim untuk meningkatkan kualitas pelayanan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar mampu menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Presiden Prabowo juga menekankan percepatan penataan Kampung Nelayan Merah Putih agar kawasan pesisir menjadi lebih produktif, tertata, dan mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Di akhir rapat, Presiden Prabowo menegaskan seluruh program prioritas pemerintah harus dijalankan secara disiplin, tepat sasaran, dan bebas dari penyimpangan.
"Tidak boleh ada pelaksanaan yang melenceng dari tujuan maupun pihak-pihak yang memanfaatkan program untuk kepentingan di luar amanat pemerintah," ucap Seskab Teddy.










