TVRINews, Jakarta
Pengelolaan komunikasi internal menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan dan kepercayaan antara perusahaan dengan pekerja. Hal tersebut menjadi fokus dalam program Corporate Communication Experience yang digelar PR INDONESIA dengan mengunjungi PT Pertamina (Persero) di Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi praktisi corporate communication dan Public Relations dari berbagai BUMN serta perusahaan swasta untuk mempelajari secara langsung praktik komunikasi internal yang diterapkan Pertamina.
Dalam kunjungan itu, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pengelolaan komunikasi internal Pertamina yang mencakup lebih dari 43.000 pekerja. Komunikasi internal dinilai memiliki peran penting dalam membangun hubungan, kepercayaan, serta keselarasan antara perusahaan dan pekerja.
Founder & CEO PR INDONESIA Group Asmono Wikan mengatakan Pertamina dipilih sebagai lokasi studi banding karena dinilai konsisten mengembangkan praktik komunikasi internal yang memberikan dampak bagi perusahaan.
Menurutnya, forum yang secara khusus membahas praktik terbaik komunikasi internal masih relatif jarang dilakukan di Indonesia.
"Dari sekian banyak perusahaan di Indonesia, Pertamina adalah satu dari sedikit yang benar-benar mampu melakukan berbagai praktik tentang internal communication yang sangat berdampak. Melalui program-program yang sangat terukur, Pertamina berhasil meningkatkan soliditas internal karyawan menjadi sebuah orkestra yang dipimpin oleh tim komunikasinya,"kata Asmono dalam keterangan tertulis, dikutip, Kamis, 10 September 2026.
Asmono menilai berbagai praktik komunikasi internal yang diterapkan Pertamina dapat menjadi bahan pembelajaran sekaligus tolok ukur bagi praktisi komunikasi di perusahaan lain.
"Ketika teman-teman kembali ke kantor masing-masing, mereka bisa mengambil insight dari Pertamina ini untuk kemudian dimodifikasi dan diterapkan," tambahnya.
Sementara itu, Manager Internal Communication Pertamina, Sarah, mengatakan salah satu fokus komunikasi internal perusahaan adalah membangun kepercayaan di antara para pekerja.
"Acara hari ini Pertamina menerima kunjungan dari rombongan PR INDONESIA. Kita di sini memberikan sharing tentang seluk-beluk corporate communication dan terutama bagaimana membangun kepercayaan dari pekerja, khususnya dari komunikasi internal. Jadi kita berbagi pengalaman bagaimana mengelola hubungan antara perusahaan dan pekerja itu sendiri,"ungkap Sarah.
Di tempat terpisah, VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan komunikasi internal memiliki posisi yang sama pentingnya dengan komunikasi eksternal, terutama bagi perusahaan dengan jumlah pekerja yang besar.
"Sebagai organisasi yang sangat besar, dan berumur panjang, Pertamina tentu perlu memastikan seluruh pekerjanya berada dalam 1 tujuan. Tujuan itu hanya bisa dicapai bila pekerja sebagai salah satu pemangku kepentingan dapat dikelola dengan baik, salah satunya melalui program-program komunikasi internal," ujar Baron.
Baron menjelaskan, komunikasi internal Pertamina tidak lagi hanya berfokus pada pelaksanaan berbagai kegiatan korporasi. Lebih dari itu, komunikasi diarahkan pada bagaimana pesan perusahaan dapat tersampaikan, dipahami, dan memberikan dampak positif.
"Komunikasi internal bukan hanya sekedar even, tapi pada penyampaian pesan yang dimengerti, dipahami dan berdampak positif bagi Perusahaan,"pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, para praktisi komunikasi diharapkan dapat memperoleh wawasan mengenai strategi pengelolaan komunikasi internal Pertamina dan mengadaptasinya sesuai kebutuhan organisasi masing-masing.










