TVRINews, Jakarta
Menbud sebut konser Romanza 30th Anniversary Andrea Bocelli di Candi Borobudur jadi ajang strategis perkenalkan budaya Indonesia ke dunia.
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menyambut baik dan memberikan dukungan penuh atas penyelenggaraan konser musisi legendaris dunia, Andrea Bocelli, melalui ajang *Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia*. Perhelatan akbar ini dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan warisan budaya serta pariwisata Indonesia ke kancah global.
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Kebudayaan (Menbud) RI, Fadli Zon, dalam acara Taklimat Media Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia yang dilangsungkan di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Menteri Fadli Zon menegaskan bahwa kehadiran Andrea Bocelli di Indonesia, khususnya dengan latar belakang mahakarya agung Candi Borobudur, bukan sekadar pertunjukan musik biasa. Agenda ini sejalan langsung dengan amanat konstitusi UUD 1945 Pasal 32 Ayat 1, yakni memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia.
“Kehadiran Andrea Bocelli di Candi Borobudur merupakan kesempatan yang sangat langka, karena sesuai amanat konstitusi Pasal 32 Ayat 1 UUD 1945, menjadikan konser ini sebagai momentum untuk mempromosikan budaya Indonesia di mata dunia, sekaligus membawa semangat promosi budaya dan pariwisata Indonesia,” ungkap Menbud Fadli dalam keterangan resminya. Kamis, 20 Agustus 2026.
Ia juga menambahkan bahwa perpaduan antara alunan musik klasik dunia dan kemegahan Candi Borobudur menciptakan simbiosis mutualisme yang sarat makna. Nilai universal seni dan warisan budaya tersebut merefleksikan harmoni serta pesan kebhinekaan bangsa Indonesia.

(Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. [Foto: TVRINews/HO-Kemenbud])
“Meskipun di tengah perbedaan, selalu menjadikan itu sebagai kekuatan kita, bukan ancaman kita. Kita mempunyai satu pilar yang sangat kuat yaitu Bhinneka Tunggal Ika. Jadi musik klasik dengan Borobudur, saya kira, merupakan satu simbiosis mutualisme yang luar biasa,” pungkasnya.
Kolaborasi Lintas Sektor dan Pelibatan Talenta Lokal
Penyelenggaraan konser berskala internasional ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas kementerian, yakni Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pariwisata, serta Kementerian Ekonomi Kreatif. Menurut Menbud Fadli, sinergi ini menempatkan kebudayaan sebagai hulu yang menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di hilir.
Selain menghadirkan musisi kelas dunia, ajang ini juga menjadi ruang bagi talenta lokal untuk unjuk gigi. Sejumlah seniman dan komunitas budaya daerah, seperti Sanggar Lemah Urip dan Avana Dance Studio asal Magelang, turut dilibatkan dalam rangkaian panggung kolaborasi bersama Andrea Bocelli guna membuka ruang transfer keterampilan.
Apresiasi Penyelenggara dan Jadwal Konser
Founder Shoemaker Studio, Prajna Murdaya, turut menyampaikan apresiasinya atas sinergi kuat antara pemerintah dan sektor swasta dalam menghadirkan acara berkelas dunia.
“Kehadiran artis internasional akan membawa dampak bagi berbagai sektor, mulai dari pariwisata, perhotelan, kuliner, transportasi, hingga membuka ruang kolaborasi dan transfer keterampilan bagi talenta kreatif Indonesia,” ujar Prajna.
Rangkaian tur dunia Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary di Indonesia akan diselenggarakan di dua lokasi berbeda, yaitu:
* Candi Borobudur, Jawa Tengah – Oktober 2026.
* JIExpo Kemayoran, Jakarta – November 2026.
Konser akbar ini turut didukung oleh Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia, Bank SMBC Indonesia, serta Bank Negara Indonesia (BNI).










