TVRINews, Sikka
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka tengah melakukan kunjungan ke Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 20 Agustus 2026 hari ini. Awali agendanya tersebut, ia mengunjungi mendatangi SD Inpres LXXVI Wairklau di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di mana, sekolah tersebut saat ini digunakan sebagai salah satu lokasi pengungsian warga setelah gempa mengguncang wilayah tersebut. Setibanya di lokasi, Wapres Gibran mengecek kondisi lingkungan sekolah serta berdialog dengan warga yang mengungsi.
Tak hanya itu, ia juga memastikan kebutuhan dasar para pengungsi, khususnya anak-anak, tetap terpenuhi selama berada di posko. Selain itu, Wapres Gibran sempat menanyakan kondisi kesehatan anak-anak kepada warga.
“Anaknya sudah makan?” tanya Gibran.
Ia kemudian kembali memastikan tidak ada anak yang mengalami luka akibat gempa.
“Anaknya enggak ada luka atau apa, kan? Luka enggak? Aman, ya?” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran juga memberikan sejumlah perlengkapan bayi kepada seorang ibu yang berada di posko pengungsian.
Selain memastikan kebutuhan pengungsi, kunjungan Wapres Gibran ini juga menyoroti keberlanjutan pendidikan anak-anak di tengah situasi darurat.
Sekolah yang menjadi tempat pengungsian diharapkan tetap mendapat perhatian agar proses pemulihan nantinya tidak hanya berfokus pada pembangunan kembali fasilitas, tetapi juga pemulihan aktivitas belajar.
Dari Wairklau, Wapres Gibran melanjutkan peninjauan ke Pelabuhan Laurentius Say. Pelabuhan tersebut menjadi salah satu fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Wapres Gibran bersama Menko PMK Pratikno dan Kepala BNPB melihat langsung kondisi dermaga serta tingkat kerusakan yang terjadi.
Rangkaian peninjauan kemudian dilanjutkan ke Gereja Santa Maria Magdalena Nangahure. Bangunan tempat ibadah tersebut juga mengalami kerusakan akibat gempa yang melanda wilayah Sikka.










