TVRINews, Jakarta
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menerima audiensi Meutia Hatta, putri Wakil Presiden pertama RI sekaligus Proklamator Indonesia, Mohammad Hatta, di Kantor Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas berbagai upaya pelestarian sejarah dan warisan Bung Hatta sebagai salah satu tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Dalam pertemuan itu, Fadli menegaskan bahwa Mohammad Hatta memiliki peran besar dalam perjalanan bangsa sehingga nilai-nilai perjuangannya perlu terus dikenalkan kepada generasi muda melalui berbagai program pelestarian sejarah.
Salah satu langkah yang akan dilakukan Kementerian Kebudayaan ialah menata kembali ruang pamer di rumah kelahiran Bung Hatta agar mampu menyajikan perjalanan hidup sang proklamator secara lebih utuh melalui penyusunan alur sejarah, koleksi foto, serta berbagai karya tulisnya.
"Kita akan bantu tata pamer tempat kelahiran Bung Hatta, sesuai dengan lini masa perjalanan Bung Hatta. Termasuk foto-foto dan buku-buku beliau,"kata Menbud Fadli dalam keterangan yang diterima tvrinews, Selasa, 30 Juni 2026.
Selain itu, Fadli mengungkapkan rencana peresmian Museum Hatta dan Sjahrir di Sukabumi, yang merupakan lokasi pengasingan kedua tokoh nasional tersebut pada masa penjajahan.
Kementerian Kebudayaan juga tengah menyiapkan sejumlah program lain untuk memperkuat narasi sejarah perjuangan bangsa, di antaranya penyelenggaraan sayembara pembuatan film bertema sejarah, termasuk film tentang Bung Hatta, serta penerjemahan buku-buku mengenai Bung Hatta ke dalam bahasa Inggris agar dapat dikenal lebih luas di tingkat internasional.
Tak hanya itu, Fadli juga mengusulkan agar rumah Bung Hatta di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional sehingga keberadaannya dapat dilestarikan sekaligus dimanfaatkan sebagai destinasi edukasi sejarah.
"Saya harap rumah beliau dijadikan sebagai destinasi dan dimanfaatkan,"jelasnya.
Sementara itu, Meutia Hatta menyambut baik berbagai rencana yang disampaikan Kementerian Kebudayaan, terutama revitalisasi rumah Bung Hatta sebagai salah satu peninggalan bersejarah yang memiliki nilai penting dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia.
Ia juga menyampaikan sejumlah agenda yang akan diselenggarakan dalam rangka mengenang perjuangan Bung Hatta dan berharap Menteri Kebudayaan dapat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Audiensi tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Industri Kebudayaan Anindita Kusuma Listya, serta Staf Khusus Menteri Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional Annisa Rengganis.
Melalui berbagai program pelestarian tersebut, Kementerian Kebudayaan berharap warisan pemikiran dan perjuangan Mohammad Hatta dapat terus diwariskan kepada generasi penerus sebagai bagian dari penguatan identitas dan sejarah bangsa Indonesia.










