TVRINews - Jakarta
Televisi Republik Indonesia menggelar Apel Kesadaran Nasional di Lapangan Gedung Pusat Produksi Siaran TVRI, Jakarta, Rabu (17/6/2026). Apel yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 17 tersebut diikuti pegawai TVRI di lingkungan kantor pusat.
Apel kali ini mengusung semangat “Satu TVRI, Satu Langkah, Satu Tujuan” dan dipimpin langsung oleh Direktur Utama LPP TVRI, Fiki Satari. Kegiatan ini menjadi apel perdana Fiki sejak resmi mendapatkan amanah sebagai Direktur Utama TVRI pada 8 Juni 2026.

Dalam amanatnya, Fiki memperkenalkan diri kepada keluarga besar TVRI sekaligus mengajak seluruh pegawai memperkuat kolaborasi, dedikasi, dan semangat kebersamaan antara kantor pusat dan stasiun penyiaran daerah.
Fiki menyampaikan bahwa kekuatan utama TVRI terletak pada seluruh insan TVRI. Ia juga berharap dapat membangun komunikasi yang lebih dekat dengan pegawai di lingkungan TVRI.
“Kalau nanti kita bertemu, baik di koridor, di lift, di kantin, atau berpapasan di lingkungan kantor, mohon jangan sungkan untuk menyapa saya. Saya berharap dapat mengenal lebih dekat rekan-rekan sekalian, karena kita adalah satu keluarga besar TVRI yang memiliki tujuan yang sama,” ujar Fiki.
Dalam kesempatan tersebut, Fiki menyampaikan tiga hal yang perlu diperkuat bersama. Pertama, penyiaran Piala Dunia FIFA 2026 perlu dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan Reformasi Birokrasi, khususnya RB Tematik.
Menurut Fiki, momentum Piala Dunia membuka ruang kolaborasi yang luas bagi TVRI dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan berbagai mitra strategis. Karena itu, kolaborasi tersebut perlu didukung tata kelola dan administrasi yang tertib, rapi, serta akuntabel.
“Kita perlu memperkuat komitmen bersama, termasuk komitmen dalam tata kelola dan administrasi yang tertib, rapi, serta akuntabel,” kata Fiki.
Kedua, Fiki menekankan bahwa Piala Dunia FIFA 2026 perlu menjadi momentum transformasi TVRI. Transformasi tersebut tidak hanya terkait penyiaran pertandingan, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas siaran, penguatan konten kreatif dan interaktif, program pendukung, serta perluasan kolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan nonton bareng dan berbagai aktivasi Piala Dunia diharapkan dapat menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, UMK, serta ekonomi daerah, dengan tetap menghadirkan kegembiraan, kebersamaan, dan sportivitas.
Ketiga, Fiki mengajak setiap direktorat, satuan kerja, dan stasiun penyiaran daerah untuk memanfaatkan momentum Piala Dunia sebagai akselerasi transformasi di bidang masing-masing.
“Dengan niat baik, kolaborasi, dan sinergi lintas direktorat, satuan kerja di kantor pusat sampai stasiun penyiaran daerah, juga bersama para pemangku kepentingan eksternal, kita berharap dapat terus meningkatkan cara bekerja, melayani publik, berkoordinasi, dan menjawab kebutuhan masyarakat melalui layanan siaran dan konten yang berkualitas serta relevan,” ucap Fiki.
Fiki juga mengajak seluruh insan TVRI untuk ikut menyukseskan penyiaran Piala Dunia FIFA 2026, termasuk dengan mempromosikan berbagai program dan aktivasi yang telah disiapkan TVRI, seperti kegiatan nonton bareng dan program lain yang melibatkan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa penyiaran Piala Dunia FIFA 2026 merupakan amanah besar bagi TVRI untuk menunjukkan peran sebagai lembaga penyiaran publik yang profesional, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat.
“Karena itu, mari kita perkuat semangat Satu TVRI: bekerja bersama, saling mendukung, tertib administrasi, dan bergerak ke arah yang sama,” ujar Fiki.
Fiki berharap, dengan kolaborasi dan komitmen yang kuat, TVRI dapat menjadi lembaga penyiaran publik yang semakin kuat, relevan, dan bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus menjalankan perannya sebagai Media Pemersatu Bangsa.










