TVRINews, Jakarta
Rupiah menutup perdagangan Senin, 10 Agustus 2026, di zona hijau setelah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan mata uang Garuda terjadi bersamaan dengan perkembangan proses pergantian Gubernur Bank Indonesia (BI), setelah pemerintah mengajukan nama Destry Damayanti kepada DPR.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah berakhir di level Rp17.755 per dolar AS, menguat 0,79% dibandingkan posisi sebelumnya. Pada awal perdagangan, rupiah berada di kisaran Rp17.810 per dolar AS sebelum bergerak menguat hingga penutupan.
Penguatan juga tercatat dalam data RTI Business. Berdasarkan data tersebut, rupiah naik 0,71% dan berakhir pada level Rp17.753 per dolar AS.
Tren positif rupiah tidak hanya terjadi pada perdagangan hari ini. Dalam sepekan terakhir, rupiah tercatat menguat 1,20% terhadap dolar AS. Sedangkan secara bulanan, penguatan mata uang Garuda mencapai 1,84%.
Di sisi lain, pemerintah telah mengambil langkah resmi terkait proses pemilihan pimpinan bank sentral. Surat Presiden (Surpres) mengenai usulan calon Gubernur BI telah disampaikan kepada DPR untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto hanya mengajukan satu nama untuk posisi Gubernur BI, yakni Destry Damayanti yang saat ini menjalankan tugas sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI.
"Presiden secara resmi memberikan arahan kepada kami untuk menyerahkan beberapa Surpres kepada DPR. Salah satunya terkait calon definitif Gubernur BI, termasuk calon pengganti Deputi Gubernur Senior dan satu calon Deputi Gubernur," ujar Prasetyo di Kompleks DPR, Jakarta Pusat, Senin, 10 Agustus 2026.
Menurut Prasetyo, selain kandidat Gubernur BI, pemerintah juga mengirimkan nama calon untuk mengisi posisi Deputi Gubernur Senior serta satu jabatan Deputi Gubernur yang kosong.
Pengajuan nama tersebut menjadi tahapan awal sebelum DPR melakukan proses pembahasan dan uji kelayakan terhadap kandidat yang diajukan pemerintah.
Sementara itu, pergerakan rupiah yang menguat pada perdagangan hari ini terjadi di tengah sentimen pasar terhadap perkembangan kebijakan dan arah kepemimpinan bank sentral. Rupiah tercatat bergerak positif sejak pembukaan hingga berakhirnya perdagangan.
Kinerja tersebut sekaligus memperpanjang catatan penguatan rupiah dalam beberapa periode terakhir, baik secara mingguan maupun bulanan.









