TVRINews, Jakarta
Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik senilai Rp534,4 juta untuk memenuhi kebutuhan dasar 310 kepala keluarga yang terdampak kebakaran di Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat. Bantuan tersebut didistribusikan guna menyasar ratusan warga yang saat ini mengungsi setelah tempat tinggal mereka dilalap si jago merah.
“Logistik kedaruratan telah didistribusikan ke para pengungsi pada hari ini,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangan tertulisnya, Rabu 2 September 2026.
Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Batu Ceper 8, RT 04, 05, 07, 09 RW 01 Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin, 31 Agustus 2026. Sebanyak 114 rumah dilaporkan dilalap api dan 310 kepala keluarga terdampak peristiwa ini.
Adapun bantuan logistik yang diberikan terdiri dari 1.000 paket makanan siap saji, 310 lembar kasur, 200 lembar selimut, 120 lembar tenda gulung, serta dua unit tenda serbaguna.

[Foto: TVRINews/HO-Kemensos]
Kemensos juga menyalurkan 150 stel sandang anak, 150 pcs daster, 310 paket shower kit single, dan 10 paket kidsware. Total nilai seluruh bantuan mencapai Rp534.489.450.
Gus Ipul mengungkapkan, Dinas Sosial dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) DKI Jakarta juga telah mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan warga.
Selain itu, Direktorat PSKB Kemensos memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi masyarakat yang hingga kini masih berada di lokasi pengungsian. Titik pengungsian dipusatkan di Pos RW 05, lapangan parkir, dan lapangan bulutangkis.
“Masyarakat sementara mengungsi di tenda-tenda Kemensos, dinsos dan BPBD. Kemudian, Dinas Sosial DKI, BPBD serta forkopimda juga sedang melakukan asesmen pendataan dampak bencana,” jelas Gus Ipul.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah kebakaran di permukiman padat penduduk tersebut. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran.









