TVRINews, Jakarta
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan gajah Sumatra di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, aman dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan hingga hari ini, Rabu, 2 September 2026, tidak lagi ditemukan titik api di kawasan Taman Nasional Way Kambas.
"Satwa yang kita jaga atau kita lestarikan di sana seperti gajah aman dan tidak ada masalah, tidak terdampak oleh karhutla," kata Berton dalam konferensi persnya, Rabu, 2 September 2026.
Secara kumulatif, luas lahan yang terbakar di Provinsi Lampung mencapai lebih dari 1.715 hektare. Namun, seluruh area tersebut telah berhasil dipadamkan.
BNPB tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api baru. Jika ditemukan titik api, petugas akan segera melakukan pemadaman.
Sementara itu, kualitas udara di wilayah tersebut berada pada kategori sedang dengan jarak pandang sekitar 6-10 kilometer.
BNPB juga melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan mengerahkan satu armada selama 3 jam 2 menit dan menyemai 1.600 kilogram garam. Operasi tersebut membantu meningkatkan potensi hujan di wilayah Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur.
Berton mengatakan OMC di Lampung dihentikan mulai Rabu, 2 September 2026, sesuai rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Per hari ini tanggal 2 September 2026, OMC diberhentikan karena memang demikian rekomendasi yang kami peroleh dari BMKG," pungkasnya.









