TVRINews, Jakarta
Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Dian Siswarini mengatakan lebih dari 85 persen jaringan seluler dan mobile broadband di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah kembali beroperasi setelah terdampak gempa dan longsor.
Dian menjelaskan, pemulihan jaringan telekomunikasi berjalan seiring dengan pulihnya pasokan listrik di sejumlah wilayah terdampak. Saat ini, sekitar 12 hingga 15 persen site telekomunikasi masih mengalami gangguan.
"Karena telekomunikasi sangat bergantung pada PLN, sekarang sebagian besar sudah pulih. Saat ini tinggal sekitar 12 sampai 15 persen site yang belum tersedia," ujar Dian dalam Rakor Penanganan Bencana Gempa NTT, Minggu, 16 Agustus 2026.
Sementara itu, layanan fixed broadband atau IndiHome telah mencapai tingkat pemulihan sekitar 98 persen.
"Untuk seluler atau mobile broadband, sudah lebih dari 85 persen site yang kembali tersedia. Sedangkan untuk fixed broadband atau IndiHome, pemulihannya sudah 98 persen," katanya.
Dian menyebut sejumlah titik masih mengalami gangguan akibat dampak gempa dan longsor. Telkom terus melakukan perbaikan agar jaringan yang masih terdampak dapat kembali beroperasi.
Dari sisi sistem transmisi, satu dari empat kabel laut yang menghubungkan Pulau Flores dengan wilayah luar mengalami kerusakan akibat gempa.
Namun, putusnya satu kabel laut tersebut tidak menyebabkan seluruh layanan telekomunikasi di Flores terputus. Telkom masih memiliki jalur alternatif melalui sistem jaringan ring.
"Pulau Flores terhubung dengan dunia luar melalui empat kabel laut. Satu kabel laut putus karena gempa, tetapi kondisi itu tidak membuat layanan ke Flores terputus karena masih ada jalur alternatif," jelas Dian.
Selain kabel laut, sejumlah kabel darat juga mengalami kerusakan akibat longsor. Tim Telkom telah dikerahkan untuk melakukan perbaikan di wilayah terdampak.
Dian memastikan seluruh personel Telkom dalam kondisi aman. Infrastruktur tower juga disebut tidak mengalami kerusakan akibat gempa maupun longsor.
Meski demikian, terdapat dua STO atau gedung pusat perangkat yang terdampak bencana.
"Alhamdulillah, seluruh personel aman. Semua tower juga aman dan tidak terkena gangguan gempa maupun longsor. Ada dua STO atau gedung pusat perangkat yang terdampak," ungkap Dian.
Wilayah yang masih menjadi perhatian Telkom antara lain Bajawa dan Manggarai Timur. Perbaikan jaringan di sejumlah lokasi tersebut terus dikebut.
Telkom Beri Internet Gratis
Untuk membantu masyarakat terdampak, Telkom juga menyediakan layanan internet gratis di seluruh Flores.
Masyarakat dapat memperoleh paket internet sebesar 3 GB dengan masa berlaku tujuh hari. Paket tersebut dapat diperpanjang sesuai kebutuhan.
"Kami memberikan layanan internet gratis di seluruh Flores. Paket yang disediakan sebesar 3 GB untuk tujuh hari dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan," kata Dian.
Selain akses internet, Telkom turut menyiapkan bantuan berupa dukungan untuk rumah warga, dapur umum, air bersih, hingga layanan Wi-Fi gratis di wilayah terdampak.
Telkom juga siap membantu pemerintah menyebarluaskan informasi kepada masyarakat melalui SMS maupun WhatsApp.
"Kami siap membantu menyebarkan informasi yang dibutuhkan kepada masyarakat melalui SMS maupun WhatsApp. Tinggal disampaikan kepada kami informasi apa yang perlu disebarkan," pungkas Dian.










