TVRINews, Jakarta
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi meninjau langsung pemanfaatan lahan pekarangan oleh kelompok wanita tani di Kampung Binaan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.
Kehadiran Menteri PPPA di tengah masyarakat menjadi momentum penting untuk mengapresiasi sekaligus memberikan dukungan atas gerakan akar rumput yang dimotori oleh kaum perempuan.
“Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto selalu menekankan pentingnya kedaulatan pangan. Hal tersebut adalah fondasi penting bagi sebuah negara dan harus diterjemahkan sampai tingkat paling bawah, mulai dari keluarga, RT, RW, hingga desa/kelurahan. Di tempat ini perempuan hadir sebagai agen perubahan, mulai dari mengelola potensi lokal, menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkuat jejaring sosial, sekaligus menjadi bagian dari solusi pembangunan di tingkat komunitas,” kata Arifah, dikutip dari siaran persnya, Jumat, 19 Juni 2026.
Ia menyampaikan pemanfaatan lahan seperti yang dikembangkan di Kelurahan Cikalang bukan hanya kegiatan menanam atau bertani. Aktivitas ini merupakan proses menumbuhkan kemandirian ekonomi perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, menggerakkan kewirausahaan masyarakat, dan mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Kemandirian bangsa dimulai dari tingkat desa atau kelurahan. Jika pemenuhan kebutuhan pangan di seluruh desa bisa dipenuhi oleh warganya sendiri, maka secara berjenjang kecamatan dan kabupaten/kota juga akan mandiri. Inilah cita-cita Bapak Presiden yang harus kita wujudkan bersama,” ucap Arifah.
Kampung Binaan PKK Kelurahan Cikalang juga dinilai dapat menjadi contoh baik kerukunan antarwarga. Arifah menambahkan ketika para perempuan berkegiatan dan bersosialisasi bersama, momentum tersebut dapat menjadi ruang strategis untuk melakukan edukasi terkait isu gender, pencegahan kekerasan, hingga pengasuhan positif.
“Terlebih saat ini banyak kekerasan, termasuk kekerasan seksual yang dilakukan oleh orang terdekat. Perkumpulan seperti Kampung Binaan PKK Kelurahan Cikalang ini dapat menjadi ruang untuk saling menjaga perempuan dan anak-anak kita,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu kader di Kampung Binaan PKK Kelurahan Cikalang, Ike mengungkapkan pemanfaatan lahan untuk menanam dan bertani memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat sekitar, salah satunya meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan dan pemenuhan gizi balita.
“Melalui kegiatan ini, keterlibatan perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga lewat pemanfaatan lahan pekarangan sangat terasa. Selain itu, meningkatkan gizi untuk anak balita karena kami juga mendistribusikan hasil tani kepada ibu hamil dan balita yang gizinya kurang. Betul-betul dirasakan manfaatnya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi warga sekitar,” ungkap Ike.










