TVRINews, Jakarta
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta melaporkan Bibit Siklon Tropis 94W berpeluang tinggi berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
Berdasarkan pembaruan BMKG pada Minggu, 2 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB, Bibit Siklon Tropis 94W yang terbentuk sejak 29 Juli 2026 kini berada di Laut Filipina, sebelah timur Filipina.
BMKG memprediksi sistem tersebut memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dan bergerak ke arah barat laut dalam periode 24 jam ke depan.
Meski tidak memberikan dampak langsung terhadap wilayah Indonesia, keberadaan Bibit Siklon Tropis 94W berpotensi memengaruhi kondisi perairan di sejumlah wilayah hingga Senin, 3 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB.
BMKG memperkirakan gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori moderate sea berpotensi terjadi di Perairan Kepulauan Sangihe hingga Talaud, Laut Maluku, serta Samudra Pasifik bagian utara Maluku hingga Papua Barat Daya.
Masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir, termasuk nelayan dan operator pelayaran, diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang dan gelombang tinggi yang dapat memengaruhi keselamatan pelayaran.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan terbaru mengenai Bibit Siklon Tropis 94W melalui informasi resmi yang dikeluarkan BMKG.









