TVRINews, Gorontalo
Tito Karnavian tegaskan bahwa penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah merupakan prioritas utama dalam meningkatkan kesejahteraan di bawah arahan Presiden Prabowo.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah.
Program tersebut menjadi salah satu strategi untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mendapatkan hunian yang layak. Hal itu disampaikan Tito saat meninjau pelaksanaan program BSPS di Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.
Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap masyarakat kecil tercermin dari perluasan cakupan program bedah rumah yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Pak Presiden kita, Pak Prabowo Subianto sangat-sangat peduli dengan rakyat kecil. Ini adalah contoh kecil dari kepedulian beliau yang mungkin tidak banyak terbaca, yaitu program bedah rumah,” ujar Tito dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Rabu, 24 Juni 2026.
Mendagri menjelaskan, penyediaan rumah layak huni memiliki hubungan erat dengan upaya penanggulangan kemiskinan. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam kunjungan tersebut, jumlah rumah tidak layak huni di Provinsi Gorontalo masih cukup tinggi dan berkorelasi dengan tingkat kemiskinan masyarakat.
Menurutnya, banyak keluarga berpenghasilan rendah yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap hunian yang layak. Karena itu, perbaikan kualitas rumah dinilai dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau menyelesaikan masalah rumah, itu akan bisa menyelesaikan masalah kemiskinan,” kata Tito.
Selain pembangunan dan perbaikan rumah, pemerintah juga memperkuat kepastian hukum kepemilikan hunian melalui program sertifikasi tanah. Langkah tersebut dilakukan melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memberikan jaminan kepastian hak atas tanah bagi masyarakat penerima manfaat.
Dalam kunjungan itu, Tito juga berdialog dengan salah seorang penerima bantuan bedah rumah. Penerima manfaat tersebut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan yang diterimanya.
Mendagri mengaku senang melihat perubahan kondisi rumah warga yang kini menjadi lebih layak huni. Ia juga mengapresiasi kerja sama berbagai pihak, khususnya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta kementerian dan lembaga terkait yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.
Menurut Tito, kolaborasi antarlembaga menjadi faktor penting dalam memastikan program bedah rumah berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.










