TVRINews, Jakarta
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya menegaskan pentingnya penguatan organisasi untuk memastikan kebijakan ekonomi kreatif dapat diterjemahkan menjadi program yang efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Riefky saat melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Fungsional di lingkungan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
Riefky mengatakan, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni maupun pergantian jabatan. Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat organisasi sekaligus menegaskan tanggung jawab setiap pejabat dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

(Pelantikan sejumlah pejabat pimpinan tinggi di Kementerian Ekonomi Kreatif. [Foto: TVRINews/HO-Kemenekraf])
"Pelantikan ini bukan hanya ajang seremonial semata, dan bukan pula momen perubahan jabatan saja. Lebih dari itu, hari ini merupakan momentum untuk memperkuat organisasi, menegaskan tanggung jawab, serta memastikan bahwa setiap unit harus mampu bekerja secara optimal mencapai tujuan yang telah ditetapkan," ujar Riefky dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Selasa, 1 September 2026.
Secara khusus, Riefky memberikan tugas kepada Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Mohammed Ali Berawi untuk memperkuat arah dan strategi pengembangan ekonomi kreatif.
Strategi tersebut diminta lebih tajam, berbasis data, implementatif, serta berorientasi pada pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif. Riefky berharap strategi itu dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan langkah nyata untuk menjawab berbagai tantangan sekaligus menangkap peluang di sektor ekonomi kreatif.
Selain itu, Riefky meminta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama memastikan kebijakan yang telah disusun dapat bergerak dari tahap perencanaan menuju pelaksanaan. Para pejabat diminta proaktif membaca tantangan, menghadirkan solusi, menggerakkan tim, serta membangun kolaborasi agar pelaksanaan program tidak hanya berorientasi pada pencapaian target.
"Program yang kita hadirkan harus memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Kepemimpinan Saudara akan menjadi salah satu penentu utama kecepatan dan kualitas kinerja organisasi ini," ucapnya.
Sementara itu, Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional juga diarahkan memperkuat pelaksanaan tugas sesuai dengan peran masing-masing. Pejabat Administrator diharapkan memastikan koordinasi dan pekerjaan berjalan efektif. Adapun Pejabat Fungsional didorong memperkuat organisasi melalui keahlian, analisis, inovasi, rekomendasi, serta solusi yang memberikan nilai tambah.
Dalam pelantikan tersebut, Mohammed Ali Berawi ditetapkan sebagai Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif.
Sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama yang turut dilantik antara lain Moch. Nurul Huda sebagai Kepala Biro Hukum, Permonojati Yudo Prawiro sebagai Inspektur, Danny Rahdiansyah sebagai Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan, Iffah Sa’aidah sebagai Direktur Fesyen, Dony Harso sebagai Direktur Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta Dandy Yudha Feryawan sebagai Direktur Kreativitas Teknologi.
Rangkaian pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif memperkuat kapasitas organisasi sekaligus memastikan kebijakan dan program pengembangan ekonomi kreatif dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.









