TVRINews, Jakarta
Peringatan World Allergy Week 2026 pada 21–27 Juni menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penanganan alergi dan sensitivitas susu sapi pada anak. Dukungan nutrisi yang tepat dinilai penting agar anak tetap dapat tumbuh optimal, aktif, dan berprestasi meski memiliki keterbatasan dalam mengonsumsi susu sapi.
Kesadaran orang tua terhadap pentingnya pemenuhan nutrisi dan gaya hidup aktif bagi anak terus meningkat. Namun, sebagian keluarga masih menghadapi tantangan ketika anak mengalami sensitivitas atau alergi terhadap susu sapi. Kondisi ini kerap menimbulkan kekhawatiran terkait pemenuhan kebutuhan gizi selama masa pertumbuhan. Senior Brand Manager Morinaga IFFO & Specialties, Fitria Dewi Astari, mengatakan anak dengan sensitivitas susu sapi tetap memiliki peluang yang sama untuk berkembang apabila mendapatkan asupan nutrisi yang sesuai.
"Dalam rangka memperingati World Allergy Week 2026, kami ingin mengubah sudut pandang para orang tua. Sensitivitas terhadap susu sapi bukan lagi penghalang, melainkan awal dari perjalanan baru yang penuh prestasi,” terang Fitria Dewi dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu, 24 Juni 2026.
“Pesan optimisme bahwa dengan nutrisi berbasis soya yang tepat dan berkualitas, Si Kecil tetap memiliki energi dan peluang yang sama luasnya untuk tumbuh optimal dan meraih mimpi mereka,” lanjutnya.
Selain pemenuhan nutrisi, aktivitas fisik juga menjadi bagian penting dalam mendukung kesehatan anak. Berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan anak dan orang tua mulai digelar untuk mendorong kebiasaan hidup aktif sejak dini.
Kegiatan tersebut menggabungkan gerak fisik dan stimulasi kemampuan kognitif melalui berbagai permainan dan tantangan yang dirancang untuk melatih fokus, koordinasi, konsentrasi, serta kemampuan berpikir anak. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu perkembangan fisik dan mental secara seimbang.
Peringatan World Allergy Week juga menjadi sarana edukasi bagi keluarga untuk memahami alergi susu sapi tidak seharusnya membatasi potensi anak. Dengan pengelolaan yang tepat, dukungan lingkungan, serta pemenuhan nutrisi sesuai kebutuhan, anak tetap dapat berpartisipasi dalam berbagai aktivitas dan meraih prestasi.
"Ekspansi Soyalympic ke 10 kota tahun ini adalah wujud komitmen nyata kami untuk merangkul lebih banyak keluarga di Indonesia. Kami tidak hanya mengasah ketangkasan fisik anak melalui kompetisi, tetapi juga merangsang fokus dan konsentrasi mereka lewat Brain Gym. Melalui apresiasi berupa tabungan pendidikan, Morinaga Soya ingin memberikan kontribusi berkelanjutan yang berdampak langsung pada mereka agar dapat meraih mimpinya tanpa batas," tutup Fitria.










