TVRINews - Jakarta
Fokus penanganan darurat dialihkan ke Sumatera Selatan menyusul lonjakan hotspot, sementara pemerintah kerahkan armada udara tambahan.
Pemerintah memperketat langkah mitigasi darurat seiring lonjakan titik panas (hotspot) bertingkat kepercayaan tinggi di sejumlah wilayah prioritas. Berdasarkan rilis Kementerian Kehutanan RI yang dikutip sabti 19 september 2026, bahwa kategori high confidence tercatat berada di angka 475 titik. Meski mengalami penurunan tipis dari 479 titik pada hari sebelumnya, dinamika di lapangan menuntut kesiagaan penuh dari satuan tugas gabungan.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan koordinasi lintas sektor guna menekan eskalasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam lawatannya ke Sumatera, ia turun langsung meninjau upaya penanganan di lapangan sekaligus memantau kondisi satwa dilindungi di Suaka Margasatwa Padang Sugihan.
Kawasan tersebut menjadi sorotan utama mengingat perannya sebagai kantong penting bagi populasi Gajah Sumatra. Hasil pemantauan di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 memastikan bahwa 29 gajah binaan di lokasi itu saat ini berada dalam kondisi aman dan belum terpapar dampak buruk gangguan kesehatan akibat asap.
Eskalasi di Enam Provinsi Prioritas
Berdasarkan data sistem pemantauan SiPongi yang merujuk pada pencitraan satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20 hingga pukul 21.05 WIB, sebaran hotspot high confidence menunjukkan pergerakan yang signifikan di berbagai daerah:
• Sumatera Selatan: 184 titik (meningkat dari 123 titik)
• Kalimantan Tengah: 61 titik (turun dari 102 titik)
• Kalimantan Barat: 30 titik (meningkat dari 21 titik)
• Jambi: 15 titik (meningkat dari 12 titik)
• Kalimantan Selatan: 5 titik (turun dari 11 titik)
• Riau: 0 titik (turun dari 11 titik)
Sumatera Selatan kini memegang catatan konsentrasi tertinggi, memicu pengerahan tim terpadu untuk menggencarkan patroli darat, pengecekan langsung (groundcheck), penyekatan jalur api, serta pembasahan berkala. Di sisi lain, angin segar berhembus dari Riau yang berhasil mencatatkan nihil hotspot berkat efektivitas penanganan di wilayah tersebut.
Penguatan Armada Udara dan Langkah Tegas Hukum
Pemerintah pusat menyiagakan total 53 unit armada udara yang terdiri atas 34 unit untuk operasi pengeboman air (water bombing) serta 19 unit untuk patroli dan pendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Kekuatan ini turut ditambah dengan kehadiran tiga helikopter CH-47 Chinook bantuan dari Jepang guna memaksimalkan operasi pemadaman di area sulit dijangkau.
Langkah penanganan ini berjalan seiring dengan instruksi tegas Presiden dalam rapat terbatas sebelumnya, yang memerintahkan penegakan hukum tanpa kompromi terhadap korporasi terbukti bersalah meliputi pencabutan izin operasional hingga proses pidana.
Dampak Kualitas Udara dan Penyelamatan Satwa
Tekanan cuaca akibat fenomena El Nino kategori sangat kuat yang bergeser beriringan dengan musim kemarau membuat atmosfer sebagian besar wilayah Indonesia berada dalam kondisi kering. BMKG memprakirakan periode rawan ini masih akan berlangsung beberapa pekan ke depan, meski peluang hujan lokal tetap terbuka di beberapa wilayah Sumatra dan Kalimantan.
Dampak asap turut dirasakan pada aktivitas transportasi publik. Di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, jarak pandang sempat menyusut hingga 700 meter pada Kamis pagi, memicu penundaan pendaratan bagi empat penerbangan komersial. Sementara itu, konsentrasi partikel halus PM2,5 di sejumlah kota terpantau berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.
Selain fokus pada pemadaman api, otoritas berwenang juga menggencarkan evakuasi satwa liar yang terisolasi. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bersama mitra konservasi dan masyarakat setempat baru saja sukses menyelamatkan tiga individu orangutan di kawasan Kayong Utara.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan kualitas udara, mengurangi aktivitas luar ruangan jika kondisi memburuk, serta segera melaporkan potensi titik api maupun kemunculan satwa liar terdampak kepada petugas terdekat.










