TVRINews, Jakarta
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintahannya yang telah berjalan hampir dua tahun. Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat, 18 September 2026 malam hari.
Prabowo mengatakan, pemerintah telah melakukan berbagai langkah besar yang menurutnya mulai dirasakan masyarakat. Ia menyebut pemerintahan yang dipimpinnya telah menghasilkan 125 kebijakan dalam kurun waktu kurang dari dua tahun.
"Belum sampai dua tahun, kita sudah menghasilkan 125 kebijakan luar biasa," kata Prabowo, Jumat, 18 September 2026 malam hari.
Presiden Prabowo kemudian memaparkan sejumlah capaian pemerintah di berbagai sektor. Di bidang pertanian, ia menyebut pemerintah berhasil menurunkan harga pupuk sekaligus meningkatkan jumlah ketersediaannya.
"Pertama kali dalam sejarah Indonesia kita bisa turunkan harga pupuk turun, tapi jumlah pupuk tambah," ujarnya.
Menurutnya, pemerintah juga telah membangun lebih dari 1.000 kilometer irigasi serta mencapai swasembada delapan komoditas pangan dalam satu tahun.
"Saudara saudara sekalian, ini prestasi benar, kita juga sudah membuat lebih dari 1000 km irigasi," terangnya.
"Kita sudah swasembada 8 komoditas pangan dalam 1 tahun," tambahnya.
Di bidang infrastruktur desa, Prabowo menyebut pemerintah telah membangun hampir 4.000 jembatan. Jumlah tersebut ditargetkan mencapai 5.000 jembatan hingga akhir 2026.
"Kita sudah membangun hampir 4000 jembatan, sampai akhir tahun 5000 jembatan di desa," jelasnya.
Sementara di bidang pendidikan, pemerintah telah mengirimkan 228 ribu layar pintar digital ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Prabowo mengatakan jumlah tersebut akan ditambah hingga mendekati 300 ribu unit pada tahun ini, termasuk untuk pesantren.
"Dan tahun ini kita akan tambah, mungkin mendekati 300 ribu lagi. Tiap sekolah Indonesia termasuk di pesantren-pesantren, akan memiliki empat ruang kelas dengan layar digital, sehingga anak-anak kita punya akses terhadap ilmu pengetahuan dari seluruh dunia, bisa diakses oleh setiap sekolah di seluruh tanah air kita," imbuhnya.
Pemerintah juga menaruh perhatian pada pembangunan sektor kelautan. Prabowo menyebut pemerintah telah menyelesaikan pembangunan 1.300 kampung nelayan.
"Dan sasaran kita, sebelum 2029, sasaran kita 5.000 kampung nelayan. Tiap kampung, ruang pendingin, SPBU supaya dia tidak sulit dapat bahan bakar, kendaraan supaya hasil ikannya bisa menuju ke pasar. Dan itu bisa diangkut dengan pesawat menuju pasar-pasar dunia," ucapnya.
Selain itu, pemerintah telah memesan sedikitnya 1.500 kapal nelayan berukuran di atas 100 gross tonnage (GT). Prabowo mengatakan kapal berukuran lebih kecil juga akan disediakan untuk kampung-kampung nelayan.
Dalam sektor pengelolaan kekayaan negara, Prabowo menyebut pemerintah telah melakukan konsolidasi kekayaan negara melalui Danantara. Ia mengklaim penghasilan yang dikonsolidasikan meningkat 400 persen dalam 1,5 tahun.
"Danantara, singkatan dari Daya Anagata Nusantara. Daya artinya energi, Anagata artinya masa depan, nusantara tanah air. Jadi, danantara adalah energi masa depan Indonesia. Kekayaan kita nilainya lebih dari 1000 triliun dolar Amerika, dan saya percaya dan saya yakin, 3-4 tahun lagi kekayaan ini akan naik," tuturnya.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga menyampaikan rencana pembentukan bursa mineral milik negara yang ditargetkan mulai berjalan pada 1 Januari 2027.










