TVRINews, Gunungsitoli
Bagi murid dan guru di Kota Gunungsitoli, program revitalisasi satuan pendidikan tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi menghadirkan perubahan nyata dalam proses belajar mengajar. Peningkatan fasilitas ruang kelas, sanitasi, hingga lingkungan sekolah yang lebih nyaman dirasakan langsung mendukung kegiatan belajar di Kepulauan Nias.
Program tersebut mencakup 18 satuan pendidikan dengan dukungan anggaran Tahun 2025 sebesar Rp14,23 miliar. Bantuan diberikan untuk jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, hingga SKB/PKBM. Selain itu, sekolah juga menerima dukungan akses internet untuk menunjang pembelajaran digital.
Guru SD Negeri 076698 Hilizarito, Ogamuli Geyam, mengatakan perubahan paling terasa ada pada fasilitas sanitasi dan layanan kesehatan sekolah. Sebelumnya, sekolah belum memiliki Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang memadai.
“Dulu kami tidak punya UKS, sekarang sudah tersedia lengkap dengan perabotnya. Toilet juga bertambah dari dua menjadi enam bilik,”kata Ogamuli dalam keterangan tertulis, Senin, 22 Juni 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat lingkungan sekolah lebih sehat dan mendukung proses belajar siswa.
Hal serupa juga disampaikan guru SMA Swasta Pembda 1 Gunungsitoli, Ester Zunia, yang menilai kenyamanan belajar siswa meningkat setelah revitalisasi.
“Dulu anak-anak kepanasan, dan saat hujan air sering masuk ke kelas. Sekarang mereka bisa belajar lebih tenang,”ujar Ester.
Para guru menilai perbaikan sarana ini berdampak langsung pada semangat belajar siswa, karena ruang kelas menjadi lebih layak dan kondusif.
Di sisi lain, pemerintah menekankan bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik. Sekolah diharapkan menjadi ruang aman yang bebas dari perundungan dan mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh.
Pemerintah daerah menyambut baik program tersebut dan menyatakan komitmen untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan di Gunungsitoli.
Sementara itu, sejumlah siswa juga merasakan manfaat dari lingkungan sekolah yang lebih baik. Aktivitas belajar dan kegiatan kebersamaan di sekolah menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.
Program revitalisasi ini diharapkan terus meningkatkan kualitas pendidikan, tidak hanya dari sisi fasilitas, tetapi juga dalam menciptakan suasana belajar yang sehat, aman, dan mendukung prestasi siswa di Kepulauan Nias.










