TVRINews, Jakarta
LRT Jabodebek terus mengembangkan layanan dengan mentransformasi stasiun menjadi ruang publik yang nyaman dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Salah satu upayanya diwujudkan melalui kegiatan "Vok Pop: Music on Track" yang digelar di Stasiun LRT Cawang, Sabtu, 26 Juli 2026.
Program tersebut merupakan bagian dari pengembangan pengalaman pengguna (customer experience), sehingga perjalanan menggunakan transportasi publik tidak hanya mengutamakan keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih menyenangkan.

Transformasi itu dilakukan seiring meningkatnya jumlah pengguna LRT Jabodebek. Hingga semester I 2026, Stasiun Cawang melayani 1.470.895 pengguna atau bertambah 248.943 orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah tersebut meningkat sekitar 21 persen dan menunjukkan stasiun semakin banyak dimanfaatkan masyarakat setiap hari.
Melalui Music on Track, pengguna dapat menikmati pertunjukan musik secara langsung tanpa dikenakan biaya tambahan, baik saat menunggu kedatangan kereta maupun setelah menyelesaikan perjalanan.
Acara yang berlangsung pukul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB tersebut menghadirkan penampilan Alvin Lapian, Grace Kaitlin, Martin Wiguna, Canti, Calvin Jeremy, dan William Sihimbing. Pengguna juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif, memperoleh suvenir eksklusif, serta menikmati minuman gratis selama kegiatan berlangsung.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika mengatakan pengembangan transportasi publik saat ini tidak hanya diukur dari ketepatan waktu dan keandalan operasional, tetapi juga kualitas pengalaman pengguna selama berada di kawasan stasiun.
“Kami ingin mengubah persepsi bahwa stasiun hanyalah tempat untuk datang, menunggu, lalu berangkat. Ke depan, kami ingin stasiun menjadi bagian dari ruang publik perkotaan yang nyaman untuk berinteraksi, menikmati berbagai aktivitas positif, sekaligus tetap mendukung mobilitas masyarakat. Music on Track merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan pengalaman tersebut,” terang Radhitya Mardika, dalam keterangan yang diterima pada Sabtu, 25 Juli 2026
Menurut Radhitya, pengembangan ruang publik di kawasan stasiun menjadi bagian dari upaya LRT Jabodebek menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat perkotaan. Seiring berkembangnya budaya menggunakan transportasi publik, masyarakat tidak hanya membutuhkan perjalanan yang aman dan tepat waktu, tetapi juga lingkungan yang nyaman dan memberikan pengalaman positif.
“Transportasi publik tidak lagi hanya berbicara mengenai perpindahan dari satu titik ke titik lainnya. Pengalaman selama berada di stasiun juga menjadi bagian penting dari kualitas layanan. Ketika masyarakat merasa nyaman menggunakan transportasi publik, kami berharap semakin banyak orang menjadikannya sebagai pilihan mobilitas sehari-hari.”
LRT Jabodebek berkomitmen terus menghadirkan berbagai inovasi layanan yang memberikan nilai tambah bagi pengguna. Pengembangan stasiun sebagai ruang publik yang lebih hidup, inklusif, dan ramah bagi seluruh kalangan diharapkan dapat mendorong semakin banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi massal sekaligus menjadikannya bagian dari gaya hidup perkotaan.









