TVRINews, Jawa Timur
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur beserta seluruh bupati dan wali kota dalam mendukung penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat. Berkat dukungan tersebut, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul usai menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 21 Surabaya, Jumat, 26 Juni 2026.
"Kami berterima kasih kepada seluruh bupati, wali kota, khususnya kepada Gubernur Jawa Timur yang sejak awal memberikan dukungan luar biasa bagi penyelenggaraan Sekolah Rakyat rintisan. Jawa Timur menjadi provinsi dengan titik terbanyak untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat ini," ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman kementerian sosial, Sabtu, 27 Juni 2026.
Saat ini, terdapat 26 Sekolah Rakyat rintisan yang telah beroperasi di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Selain itu, pemerintah juga tengah membangun 16 gedung Sekolah Rakyat permanen yang ditargetkan rampung pada Juli 2026 sehingga dapat digunakan pada tahun ajaran 2026/2027.
Menurut Gus Ipul, setiap kampus permanen nantinya diproyeksikan mampu menampung sekitar 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Secara nasional, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat dilakukan di 104 titik, dengan 16 di antaranya berada di Jawa Timur.
"Seluruh Indonesia sekarang akan dibangun di 104 titik, dan 16 di antaranya berada di Jawa Timur," ucapnya.
Dalam kegiatan open house tersebut, para orang tua, calon siswa, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah diajak melihat langsung proses pembelajaran di Sekolah Rakyat. Para siswa juga menampilkan berbagai pertunjukan, mulai dari baris variasi, hadrah, tari tradisional, pencak silat, pidato berbahasa Inggris dan Arab, paduan suara, hingga pembacaan puisi.
Kemudian, Gus Ipul menilai penampilan para siswa menunjukkan perkembangan yang positif, terutama dari sisi kepercayaan diri dan optimisme dalam menatap masa depan.
"Tadi kita lihat anak-anak sudah lebih percaya diri, berani tampil di atas panggung, menjawab pertanyaan dengan tegas dan jelas. Yang juga penting, mereka optimistis menghadapi masa depan," ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menegaskan komitmen Pemprov Jatim dalam mendukung Program Sekolah Rakyat. Ia menyebut Jawa Timur tidak hanya memiliki jumlah Sekolah Rakyat terbanyak, tetapi juga tengah membangun 16 kampus permanen berstandar modern untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.










