TVRINews, Jakarta
Indonesia dan Kanada sepakat memperkuat implementasi kerja sama bilateral yang berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat kedua negara.
Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dan Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand di sela-sela rangkaian Pertemuan ke-59 ASEAN Foreign Ministers’ Meeting, Post-Ministerial Conferences and Related Meetings (AMM-PMC) di Manila, Filipina.
"Kami berkomitmen untuk memastikan hubungan bilateral Indonesia dan Kanada tidak hanya tumbuh secara kuantitatif, tetapi juga berorientasi pada hasil nyata yang memberikan dampak langsung bagi kemakmuran masyarakat kedua negara," kata Sugiono, dikutip Minggu, 26 Juli 2026.
Kedua pihak juga menekankan pentingnya segera menyelesaikan Rencana Aksi (Plan of Action) 2026-2029 sebagai panduan implementasi kerja sama bilateral yang lebih terarah, produktif dan strategis.
Di bidang ekonomi, Indonesia dan Kanada sepakat untuk terus mendorong peningkatan perdagangan dan investasi, sehubungan dengan akan diberlakukannya Indonesia–Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA).
Pertemuan menjadi momentum baik untuk memperdalam kemitraan Indonesia–Kanada, serta menjadi bagian persiapan perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Kanada di tahun 2027.









