TVRINews, Malang
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Safrizal ZA, menegaskan Satpol PP dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) perlu bertransformasi menjadi penolong masyarakat. Selain menegakkan peraturan daerah, keduanya diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban, kebersihan, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Safrizal saat memimpin Aksi Indonesia ASRI secara nasional di Alun-Alun Merdeka, Kota Malang, Jumat, 10 Juli 2026. Kegiatan itu diikuti sekitar 1.000 peserta.
"Jika Satpol PP dan Satlinmas betul-betul menyelenggarakan fungsinya sebagai penegak perda dan penyelenggara trantibumlinmas, saya yakin Indonesia bebas sampah bukan lagi menjadi sebuah jargon belaka," kata Safrizal.
Menurutnya, Aksi Indonesia ASRI merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo untuk mewujudkan Indonesia yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Melalui gerakan tersebut, Kemendagri ingin memperkuat peran Satpol PP dan Satlinmas sebagai ujung tombak menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus menghadirkan aparat yang dekat dan membantu masyarakat.
Kegiatan yang didukung Pemerintah Kota Malang itu dihadiri Wali Kota Malang, jajaran Forkopimda, perwakilan Polri dan TNI, puluhan kepala Satpol PP tingkat provinsi serta kabupaten/kota, pelajar, mahasiswa, hingga komunitas pegiat lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Safrizal menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada Wali Kota Malang dan pegiat lingkungan. Ia juga menyerahkan bantuan seragam untuk 500 anggota Satlinmas se-Kota Malang, santunan bagi anggota Satlinmas yang mengalami kecelakaan kerja, serta bantuan sarana kebersihan, termasuk gerobak motor listrik untuk mendukung tugas menjaga kebersihan lingkungan.
Rangkaian Aksi Indonesia ASRI turut diisi dengan donor darah, pasar murah, bazar UMKM, penanaman pohon, serta aksi bersih-bersih di sejumlah titik di Kota Malang. Pada waktu yang sama, ratusan pemerintah daerah di berbagai wilayah Indonesia menggelar kegiatan serupa yang terhubung melalui telekonferensi dengan pusat kegiatan di Kota Malang.










