TVRINews, Jakarta
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto berharap perguruan tinggi di Kanada dapat berperan aktif mendukung pelaksanaan Program Sekolah Garuda, mulai dari proses penerimaan hingga pendampingan mahasiswa Indonesia selama menempuh pendidikan. Harapan tersebut disampaikan Brian saat menerima kunjungan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab, di Kantor Kemdiktisaintek, Selasa, 30 Juni 2026. Pertemuan itu membahas penguatan kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan Kanada.
Menurut Brian, Kanada menjadi salah satu negara tujuan dalam Program Sekolah Garuda. Karena itu, dukungan dari perguruan tinggi di negara tersebut dinilai penting untuk memastikan mahasiswa Indonesia memperoleh akses pendidikan tinggi yang berkualitas.
“Kanada termasuk salah satu negara tujuan Program Sekolah Garuda. Kita berharap perguruan tinggi di Kanada dapat mendukung Indonesia melalui proses penerimaan mahasiswa hingga mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan,” ujar Brian.
Selain Program Sekolah Garuda, kedua pihak juga membahas pengembangan kerja sama di bidang riset, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta penyusunan program akademik bersama antara perguruan tinggi di Indonesia dan Kanada.
Pembahasan turut mencakup penyelesaian nota kesepahaman (MoU) antara Kemdiktisaintek dan Kementerian Post-Secondary Education and Future Skills Provinsi British Columbia sebagai upaya memperluas kolaborasi pendidikan tinggi kedua negara.
Duta Besar RI untuk Kanada Muhsin Syihab mengatakan KBRI Ottawa akan terus menjembatani komunikasi antara perguruan tinggi di Indonesia dan Kanada agar kerja sama yang telah terjalin dapat berkembang menjadi program-program yang lebih konkret.
“Kami akan mencoba mendorong supaya ada yang konkret nantinya hubungan kedua pihak ini,” kata Muhsin.
Pertemuan tersebut juga membahas pelaksanaan Beasiswa Indonesia Maju dan Beasiswa Garuda, termasuk penguatan pembekalan sebelum keberangkatan, pendampingan mahasiswa selama studi, hingga peluang peningkatan dukungan beasiswa dari pemerintah maupun perguruan tinggi di Kanada.
Hingga September 2025, tercatat terdapat 108 kerja sama aktif antara perguruan tinggi Indonesia dan Kanada yang mencakup pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, pengembangan program akademik, serta berbagai kegiatan ilmiah lainnya. Pemerintah berharap jumlah tersebut terus bertambah seiring semakin eratnya hubungan pendidikan tinggi kedua negara.










