TVRINews, Jakarta
Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) memberikan apresiasi terhadap penampilan penyanyi muda Putri Ariani dalam rangkaian Peringatan Hari Anak Nasional 2026 dan Hari Kebaya Nasional ke-3 yang digelar di The Hall, Senayan City, Jakarta.
Ketua Umum KOWANI periode 2024–2029, Ny. Nannie Hadi Tjahjanto, bersama Sekretaris Jenderal KOWANI Ratu Dian Hatifah menilai kehadiran Putri Ariani menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia untuk terus berani mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
Ketua Umum KOWANI Ny. Nannie Hadi Tjahjanto mengatakan, sosok Putri Ariani menunjukkan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk berkarya dan memberikan kontribusi bagi bangsa.
“Putri Ariani telah menunjukkan kepada Indonesia dan dunia bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan meraih prestasi. Dengan bakat, kerja keras, keteguhan hati, serta dukungan keluarga dan lingkungan, Putri telah menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia agar terus berani bermimpi,” ujar Nannie, Sabtu, 25 Juli 2026.
Menurutnya, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengembangkan diri.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KOWANI Ratu Dian Hatifah menegaskan, nilai inklusivitas menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut, terutama dalam memberikan ruang bagi anak-anak dengan berbagai latar belakang dan kemampuan.
“Setiap anak, termasuk anak penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus, harus memperoleh ruang yang aman, ramah, inklusif, dan setara untuk tumbuh, belajar, berkarya, serta menunjukkan potensinya,” kata Ratu Dian.
Kegiatan yang dihadiri lebih dari 2.000 perempuan berkebaya tersebut juga menghadirkan berbagai pertunjukan seni, mulai dari penampilan Putri Ariani, kelompok angklung CLN dan Pertiwi, hingga aksi kreatif anak-anak penyandang disabilitas dan berkebutuhan khusus.
Selain memperingati Hari Anak Nasional, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat gerakan nasional Indonesia Berkebaya sebagai warisan budaya bangsa.
KOWANI turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Perempuan Indonesia Maju sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Ibu Lana T. Koentjoro, bersama seluruh panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
KOWANI berharap momentum Hari Anak Nasional dan Hari Kebaya Nasional dapat menjadi pengingat pentingnya peran perempuan dalam membangun keluarga, menjaga budaya, serta mencetak generasi penerus bangsa.
Melalui kegiatan ini, KOWANI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong gerakan perempuan Indonesia, mendukung anak-anak berprestasi, serta memperkuat perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.
“Kebaya bukan hanya simbol budaya, tetapi juga menjadi pengikat persatuan bangsa. Anak-anak adalah penerus peradaban, dan perempuan memiliki peran besar dalam memperkuat keluarga serta masa depan Indonesia,” pungkas Nannie Hadi Tjahjanto.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Wakil Menteri Kebudayaan, Wakil Menteri Sosial, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, serta Wakil Menteri Pekerjaan Umum.
Kehadiran para pejabat pemerintah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, penguatan UMKM, pelestarian budaya, serta pembangunan sosial yang inklusif.
Acara tersebut terselenggara atas dukungan lebih dari 100 organisasi perempuan Indonesia anggota Federasi Kowani, Perempuan Indonesia Maju (PIM), pemerintah, mitra strategis, sponsor, media, komunitas, pelaku UMKM, sekolah, SLB, relawan, serta elemen masyarakat.









