TVRINews, Jakarta
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah meresmikan Kantor Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di Jakarta pada Jumat, 25 Juli 2026.
Pada kesempatan tersebut, ia menuturkan jika perjuangan meningkatkan kesejahteraan buruh harus sejalan dengan upaya menjaga iklim investasi di Indonesia. Menurutnya, keseimbangan keduanya menjadi kunci dalam menciptakan lapangan kerja sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
Selain itu, jenderal bintang empat itu juga mengapresiasi langkah sejumlah konfederasi buruh yang menyatukan perjuangan melalui wadah bersama tersebut.
Sigit juga mengatakan, jika saat ini dunia tengah menghadapi berbagai tantangan akibat dinamika geopolitik global yang berdampak pada perekonomian, termasuk kenaikan harga energi.
“Karena itu, seluruh elemen bangsa perlu memperkuat persatuan agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tekanan yang muncul,” ucapnya dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Di sisi lain, ia mengatakan jika sampai saat ini pemerintah terus menjalankan berbagai program strategis, seperti hilirisasi industri, swasembada pangan, dan swasembada energi untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Program hilirisasi, kata dia, diperkirakan mampu menyerap sekitar 1,4 juta tenaga kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri kembali menegaskan komitmen Polri untuk mendukung perlindungan hak-hak pekerja.
“Sejumlah langkah yang telah dilakukan di antaranya pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK), pemberian perhatian terhadap perlindungan pengemudi ojek online, hingga penguatan Desk Ketenagakerjaan,” bebernya
Ia menyebut Desk Ketenagakerjaan dibentuk untuk membantu penyelesaian berbagai persoalan hubungan industrial melalui pelayanan, pendampingan, dan mediasi.
Berdasarkan data Polri, hingga saat ini Desk Ketenagakerjaan telah menangani 291 perkara serta memfasilitasi 4.505 pekerja untuk memperoleh status sebagai pegawai tetap. Selain itu, desk tersebut juga memediasi penyelesaian sengketa ketenagakerjaan di PT Amos dengan nilai kompensasi mencapai Rp12,7 miliar.
Kapolri meminta pelayanan melalui Desk Ketenagakerjaan terus ditingkatkan agar setiap persoalan yang dihadapi pekerja dapat ditangani secara cepat dan tepat. Ia juga menegaskan keberadaan desk tersebut harus terus berjalan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Sigit berharap Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia dapat menjadi wadah yang memperkuat solidaritas buruh sekaligus mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif bagi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.









