
Penulis: Alfin
TVRINews, Jakarta
Seorang pendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024, Jamilah Sholih, mengungkapkan pandangannya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah ramai mendapat serangan di media sosial. Ia justru menilai program tersebut membawa banyak manfaat.

“Hai guys, ternyata TikTok-ku rame banget dengan serangan buzzer tentang MBG. Banyak yang ngolok-ngolokin aku,” kata Sholih memulai curahan hatinya, dikutip dari akun TikTok @jamilahsholih, dikutip pada Jumat, 20 Maret 2026.
Video tersebut telah ditonton lebih dari 73 ribu pengguna. Dalam pernyataannya, perempuan yang akrab disapa Mbak Sholik itu menegaskan tidak pernah menolak program MBG, meski sempat meragukan pelaksanaannya.
Seiring waktu, setelah Prabowo Subianto terpilih sebagai presiden, program MBG berjalan dan menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat.
“Tapi ternyata sekarang berjalan dan malah aku ikutan,” ujarnya.
Ia kemudian menjelaskan alasan ikut terlibat dalam program tersebut. Sebagai pelaku usaha kuliner, ia merasa tertantang untuk berpartisipasi dengan mendirikan dapur MBG.
“Oke lah, mungkin aku anak abah. Dan dulu jelas nggak milih Pak Prabowo. Tapi, apa salah kalau aku ikut mensukseskan programnya Pak Prabowo? Toh ini kan negara kita semua, iya kan?” ungkapnya.
Menurut Mbak Sholik, program MBG memberi dampak positif, terutama dalam penyerapan tenaga kerja. Satu dapur MBG, kata dia, dapat melibatkan sedikitnya 50 warga sekitar.
“Yang diserap MBG itu rata-rata mereka awalnya jobless, nggak punya penghasilan. Sehingga mereka masuk di dapur MBG dapet penghasilan, ini bagus. Program ini bagus,” kata dia.
Selain itu, ia menilai program tersebut turut menggerakkan ekonomi, khususnya di sektor pertanian. Ia membandingkan kondisi sebelum program berjalan, saat hasil pertanian melimpah namun kurang terserap pasar.
“Tau nggak sih, periodenya Pak Jokowi ekonomi bener-bener melempem. Sayur-mayur melimpah di pasar nggak ada yang beli. Dan itu banyak yang dibuang-buang,” ujarnya.
Kini, menurutnya, hasil pertanian lebih terserap dengan harga yang kompetitif sehingga menguntungkan petani. “Petani jadi semangat untuk bertanam lagi.”
Meski mendukung, Mbak Sholik mengaku tetap bersikap kritis dan mencatat sejumlah hal untuk evaluasi.
“Tapi ini bukan untuk menjelek-jelekan, bukan untuk menyudutkan, tetapi untuk perbaikan kita semua,” kata dia.
Video tersebut juga mendapat tanggapan dari warganet. Akun TikTok Shri Thea menulis, “Ga ada yang salah, justru ibu bisa membuktikan kalau program MBG itu bagus kepada anak-anak Abah lainnya.”
Editor: Redaktur TVRINews
