TVRINews, Jakarta
Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo melalui RSCM Kencana kembali meluncurkan wajah baru Klinik Yasmin Reproductive Cluster sebagai upaya memperkuat layanan fertilitas dan kesehatan reproduksi di Indonesia.
Peluncuran yang digelar di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026, mengusung tema “Fertility and Beyond with Compassion, Care with Heart”.
Direktur Utama RSCM, Supriyanto Dharmored mengatakan relaunching Klinik Yasmin bukan sekadar pergantian identitas visual, tetapi bagian dari transformasi layanan kesehatan reproduksi yang lebih modern, komprehensif, dan berorientasi pada kenyamanan pasien.
Menurutnya, Klinik Yasmin telah berkembang sejak era 1980-an di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sebelum akhirnya menjadi pusat layanan fertilitas di RSCM dan kini berada di bawah RSCM Kencana.
“Klinik Yasmin saat ini dikenal sebagai pusat layanan infertilitas dengan tingkat keberhasilan yang tinggi di Indonesia. Namun lebih dari itu, Yasmin merupakan pusat layanan kesehatan reproduksi perempuan secara menyeluruh,” ujar Supriyanto dalam keterangan yang diterima tvrinews di Jakarta Pusat, Selasa, 26 Mei 2026.
Ia menjelaskan Klinik Yasmin kini menghadirkan delapan pilar layanan utama, meliputi infertilitas dan bayi tabung (IVF), gangguan haid, endometriosis, sindrom ovarium polikistik (PCOS), keguguran berulang, ginekologi remaja, menopause, hingga preservasi fertilitas.
Dengan konsep layanan terbaru, klinik tersebut mengembangkan sistem one stop service untuk mendampingi kesehatan perempuan sejak usia remaja hingga menopause. RSCM juga memperkuat layanan dengan dukungan teknologi reproduksi modern dan fasilitas laboratorium terkini.
Berbagai layanan unggulan disediakan, mulai dari inseminasi intrauterin (IUI), Intracytoplasmic Sperm Injection (ICSI), pemeriksaan genetik embrio, pembekuan sperma dan embrio, Platelet-Rich Plasma (PRP), hingga histeroskopi.
Selain teknologi, RSCM juga mengembangkan pendekatan layanan yang lebih personal melalui pendampingan pasien oleh konselor perawat, sistem satu pasien satu perawat, hingga kolaborasi dengan layanan akupuntur.
“Kami ingin menghadirkan layanan yang lebih humanis dan mendampingi pasien di setiap fase perjalanan kesehatan reproduksi mereka,”jelasnya.
Kegiatan relaunching turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono, jajaran dokter spesialis, akademisi, hingga organisasi profesi fertilitas.
Sepanjang tahun 2025, Klinik Yasmin mencatat 95 kehamilan dari total 221 siklus program yang dijalankan. RSCM berharap pengembangan layanan ini dapat membantu lebih banyak pasangan memperoleh akses layanan fertilitas yang optimal dan berkelanjutan.










