TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, terus mendorong perluasan akses pasar bagi produk kreatif lokal melalui ajang The Local Market ID: Pasar Wiwitan di SCBD Park, Jakarta.
Irene mengatakan, ajang tersebut menjadi ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif dari berbagai daerah untuk memperkenalkan karya dan produk mereka kepada masyarakat sekaligus membuka peluang pasar baru.

"Para pejuang ekonomi kreatif selalu membutuhkan sebuah panggung atau ruang untuk memperlihatkan karya dan produk kreatif yang sudah mereka kreasikan. Di The Local Market SCBD setiap subsektor ekonomi kreatif bisa mendapat tempat untuk memperlihatkan ada apa saja di Indonesia," ujar Irene dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Minggu, 4 Oktober 2026.
Menurut Irene, The Local Market ID tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang interaksi langsung antara pelaku usaha dan konsumen. Interaksi tersebut memungkinkan masyarakat mengenal nilai, cerita, serta proses kreatif di balik produk yang dihasilkan.
Ia menilai, unsur storytelling menjadi bagian penting dalam memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat. Dengan mengenal cerita di balik produk, konsumen diharapkan semakin mengapresiasi karya kreator Indonesia.
"Setiap produk yang dibuat dari hati dan cinta kreator ke dalam produknya tentu punya storytelling. Sudah seharusnya kita terus mendukung produk-produk lokal asli Indonesia. Dengan demikian semakin banyak produk lokal berkualitas yang memperoleh akses pasar dan dikenal lebih luas," ucapnya.
Salah satu pelaku usaha yang merasakan manfaat dari ajang tersebut adalah Meliponini Honey asal Belitung. Usaha yang mengintegrasikan subsektor kuliner dan produk herbal itu memproduksi madu serta propolis dari budidaya lebah tanpa sengat.
Pemilik Meliponini Honey, Mail Chen, mengatakan keikutsertaan dalam The Local Market ID telah memasuki bulan ketiga dan membuka peluang pasar baru di Jakarta.
"Produk kami adalah madu dan propolis dari lebah yang tidak ada sengatnya. Kami punya budidaya sendiri di Belitung. Ini adalah lebah lokal Indonesia yang menghasilkan madu dan propolis," kata Mail Chen.
Produk Meliponini Honey dibanderol mulai Rp115.000 hingga Rp450.000. Selain menawarkan produk madu dan propolis, pelaku usaha tersebut juga menghadirkan sarang dan lebah hidup di lokasi acara sebagai sarana edukasi bagi pengunjung.
The Local Market ID: Pasar Wiwitan dijadwalkan berlangsung setiap akhir pekan pertama setiap bulan di SCBD Park. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan produk lokal, tetapi juga mengintegrasikan subsektor seni pertunjukan melalui tari daerah, gending karawitan, musik angklung, hingga wayang kulit.










