TVRINews, Jakarta
Komjen Pol Wahyu Hadiningrat resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Wahyu dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Kamis kemarin, menggantikan Komjen Pol Dedi Prasetyo. Pelantikan Wahyu dilakukan bersamaan dengan pelantikan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.
Suyudi menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Founder Lembaga Kajian Kontra Narasi, Sandri Rumanama, mengapresiasi keputusan Presiden melantik Wahyu sebagai Wakapolri untuk mendampingi Suyudi. Menurut Sandri, pengalaman panjang Wahyu di lingkungan Polri dapat memberikan warna baru dalam kepemimpinan Korps Bhayangkara.
“Sangat ideal, dua sosok jenderal yang memimpin Polri saat ini, mereka memiliki sisi soliditas dalam memimpin Polri dan bisa memberikan warna baru di Korps Bhayangkara,” ucap Sandri dalam keterangan yang diterima, Minggu, 4 Oktober 2026.
Sandri juga menyoroti rekam jejak Wahyu sebelum menduduki posisi orang nomor dua di Korps Bhayangkara. Ia menyebut jenderal lulusan Akpol 1992 itu telah mengemban sejumlah jabatan penting, baik di tingkat kewilayahan maupun Markas Besar (Mabes) Polri.
Menurut Sandri, pengalaman tersebut mencakup jabatan Kapolres Metro Jakarta Selatan pada 2012–2016, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya pada 2016, serta Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada 2017.
Wahyu kemudian menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya pada 2018–2020 dan Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri pada 2020.
Kariernya berlanjut sebagai Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena) pada 2021. Sejak September 2024, Wahyu menjabat Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena), jabatan hasil restrukturisasi yang disertai kenaikan pangkat menjadi bintang tiga atau Komisaris Jenderal Polisi.
Sebelum menjabat Wakapolri, Wahyu dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse, kewilayahan, serta perencanaan dan manajemen kepolisian.
Wahyu merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1992, satu angkatan di bawah Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang merupakan lulusan Akpol 1991.
“Dengan pengalaman di bidang reserse, kewilayahan, hingga perencanaan dan anggaran, sangat tepat beliau mendampingi Kapolri dalam memimpin Korps Bhayangkara,“ kata Sandri.










