TVRINews, Makkah
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan jalur khusus bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan risiko tinggi (risti) di Terminal Ajyad, Makkah. Fasilitas ini disediakan untuk memudahkan akses jemaah menuju bus shalawat yang mengantar ke hotel pemondokan.
Kepala Pos Terminal Ajyad, Rif’at Sitorus, menjelaskan jalur khusus tersebut berada di pintu 3A terminal dan diprioritaskan bagi jemaah lansia, khususnya yang tinggal di wilayah Misfalah.
“Untuk pengaturan lansia kita di Terminal Ajyad ada 3 pintu. Pintu 3A khusus untuk lansia atau risti,” ujar Rif’at dalam keterangan tertulis, Jumat, 15 Mei 2026.
Ia menambahkan, pemisahan jalur ini bertujuan agar jemaah lansia tidak bercampur dengan antrean umum yang lebih padat. Dengan begitu, proses naik bus dapat berjalan lebih tertib dan aman.
“Ketika diarahkan ke pintu khusus lansia, petugas akan langsung mengatur rute bus yang sesuai,”jelasnya.
Di lapangan, petugas tampak berjaga di lorong terminal untuk membantu mengarahkan arus jemaah. Mereka juga sesekali memberikan instruksi agar proses naik bus berjalan tertib dan lancar.
Selain itu, sistem buka-tutup akses terminal juga diterapkan guna mencegah kepadatan dan potensi desakan saat jam sibuk. Kebijakan ini diberlakukan untuk memastikan keselamatan jemaah, terutama di tengah meningkatnya kepadatan di sekitar Masjidil Haram menjelang puncak ibadah haji.
“Tujuannya agar jemaah bisa naik bus dengan nyaman tanpa dorong-dorongan dan tidak tertinggal,”ucapnya.
PPIH juga mengingatkan adanya penghentian sementara operasional bus shalawat sebelum salat Jumat. Seluruh aktivitas bus di Terminal Ajyad dihentikan mulai pukul 08.00 Waktu Arab Saudi (WAS) hingga selesai pelaksanaan salat Jumat, sesuai ketentuan otoritas setempat.
Karena itu, jemaah diimbau berangkat lebih awal menuju Masjidil Haram, terutama yang tinggal di wilayah Misfalah, agar tidak terdampak penutupan sementara terminal.
Saat ini terdapat 109 unit bus shalawat yang beroperasi di Terminal Ajyad. Jumlah tersebut akan terus ditambah hingga sekitar 140 armada seiring kedatangan jemaah haji gelombang berikutnya dari Jeddah menuju Makkah.
“Armada akan terus bertambah sampai sekitar 140 bus sesuai kedatangan jemaah,” pungkasnya.










