TVRINews, Makasar
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Donny Ermawan Taufanto, menegaskan bahwa pertahanan negara bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI atau Kementerian Pertahanan saja, melainkan urusan seluruh warga negara Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin upacara Pengukuhan dan Penetapan 500 Komponen Cadangan (Komcad) dari unsur ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Lapangan Karebosi, Makassar.
Dalam sambutan Menteri Pertahanan yang dibacakannya, Donny menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pertahanan negara telah diatur dalam UUD 1945 Pasal 30. Pasal tersebut mengamanatkan bahwa seluruh sumber daya nasional harus ikut serta dalam upaya pertahanan, yang diwujudkan melalui pembentukan komponen utama, komponen cadangan, dan komponen pendukung.
"Pertahanan negara itu adalah urusan kita semua. Sesuai dengan UUD Pasal 30, seluruh warga negara dan sumber daya nasional ikut serta dalam upaya pertahanan negara. Komcad adalah salah satunya," ujar Wamenhan, Jumat 15 Mei 2026.
Ia menjelaskan bahwa Komcad disiapkan untuk memperkuat komponen utama, yakni TNI, khususnya dalam menghadapi ancaman militer. Menurutnya, kesiapan pertahanan tidak bisa dilakukan secara mendadak saat terjadi perang, melainkan harus dipersiapkan melalui pendidikan dan pelatihan yang matang sejak dini.
Oleh karena itu, Wamenhan memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang telah menjadi pionir dalam pembentukan Komcad dari unsur ASN. Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata nasionalisme yang kuat, meneruskan sejarah perjuangan masyarakat Sulawesi Selatan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Saya apresiasi kepada Sulawesi Selatan dan Bapak Gubernur yang telah memulai jadi pionir ini. Belum ada dari pemerintah provinsi lain, ini pertama kalinya. Saya melihat semangat para pegawai ASN di sini sangat luar biasa dan nasionalismenya tidak perlu dipertanyakan lagi, tambahnya.
Sebanyak 500 ASN yang telah menjalani pelatihan tersebut resmi ditetapkan setelah mengikuti serangkaian upacara, demonstrasi ketangkasan, dan kirab pasukan. Wamenhan juga menginformasikan bahwa langkah serupa akan segera dilaksanakan untuk tingkat pemerintah pusat di Jakarta guna memperkuat lini pertahanan negara di berbagai sektor, termasuk dari kalangan masyarakat umum, BUMN, dan swasta.










