TVRINews, Jakarta
Menteri PAN-RB Rini Widyantini apresiasi peran LAN cetak ASN profesional, adaptif, dan berintegritas menghadapi tantangan global.
Lembaga Administrasi Negara (LAN) memperingati hari jadinya yang ke-69 pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Di usianya yang hampir tujuh dekade, LAN dinilai memiliki peran yang sangat strategis tidak hanya sebagai lembaga pelatihan, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran kepemimpinan, penggerak inovasi, serta penghasil pengetahuan untuk kebijakan berbasis bukti.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, yang hadir dalam peringatan tersebut di Jakarta, mengapresiasi dedikasi para insan LAN dalam mencetak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berintegritas.
“Kekuatan LAN sesungguhnya bukan hanya terletak pada institusinya. Kekuatan itu ada pada insan-insan di dalamnya. Bapak dan Ibu sekalianlah yang setiap hari menyiapkan ASN untuk menjadi pribadi yang profesional, adaptif, berintegritas, dan siap memimpin perubahan,” ujar Menteri Rini, dikutip Minggu, 2 Agustus 2026.
Transformasi Birokrasi Hadapi Tantangan Global
Mengusung tema "Transformasi Membangun Negeri", Menteri Rini menyebut tema tersebut sangat relevan dengan tantangan zaman. Menurutnya, transformasi bukan sekadar perubahan sistem atau prosedur, melainkan perubahan cara berpikir, cara bekerja, dan cara melayani masyarakat agar menjadi birokrasi yang agile (lincah) dan responsif.

(Foto: Humas Kemen PAN-RB))
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence), ASN dituntut untuk semakin adaptif. Kendati demikian, Menteri Rini mengingatkan agar nilai-nilai dasar pelayanan tetap dijaga.
“Di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial, ASN dituntut semakin adaptif dan mampu memanfaatkan teknologi secara optimal. Namun demikian, integritas, empati, dan orientasi pelayanan harus tetap menjadi fondasi. Sebab pada akhirnya, teknologi bukan menggantikan nilai-nilai pelayanan, melainkan memperkuatnya,” tegasnya.
LAN Komitmen Perkuat Kapasitas dan Budaya Kerja
Sementara itu, Kepala LAN Muhammad Taufiq menyampaikan bahwa tantangan birokrasi saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan masa lalu, seiring dinamika global dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Untuk menjawab tantangan tersebut, LAN berkomitmen untuk terus melakukan transformasi yang berfokus pada penyempurnaan proses bisnis, pemanfaatan teknologi, serta perubahan budaya kerja yang memberikan nilai tambah nyata bagi organisasi dan masyarakat.
“Jika dahulu tantangan kita adalah membangun fondasi kelembagaan dan sistem administrasi negara, maka hari ini tantangan kita jauh lebih kompleks. Perkembangan teknologi digital, pemanfaatan kecerdasan artifisial, perubahan kebutuhan masyarakat, serta dinamika global menuntut birokrasi untuk mampu bergerak lebih cepat, lebih adaptif, dan semakin kolaboratif,” pungkas Taufiq.









