TVRINews, Jakarta
Jasa Marga bagikan praktik terbaik Command Center untuk memperkuat layanan BUMN berbasis teknologi dan respons cepat.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk dipercaya menjadi mentor dalam program Marketing Center of Excellence (CoE) yang diinisiasi oleh PT Danantara Asset Management. Program ini bertujuan untuk melakukan transfer pengetahuan terkait praktik terbaik dalam pengelolaan Command Center guna mendorong internalisasi budaya "Melayani Sepenuh Hati" (MSH) di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kegiatan bertema "Command Center Management: Turning Information into Decisions, Decisions into Actions, and Actions into Public Trust" ini berlangsung di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi.
Jasa Marga sebagai Mentor Utama
Empat BUMN yang menjadi peserta didik dalam program ini adalah PT PLN (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero), dan PT Kereta Commuter Indonesia. Selain itu, perwakilan dari 22 BUMN sektor pelayanan publik lainnya turut mengikuti kegiatan ini secara daring.
Senior Director Chief Marketing Officer PT Danantara Asset Management, Dendi T. Danianto, menjelaskan bahwa Jasa Marga dipilih karena memiliki karakteristik layanan publik yang unik, khususnya dalam mengelola lalu lintas bagi 3,5 juta kendaraan setiap harinya.
"Jasa Marga membangun kecepatan respons sebagai implementasi nyata dari layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Kami ingin BUMN lain mengadaptasi praktik terbaik ini untuk menjadi organisasi yang customer-obsessed," ujar Dendi, dikutip Sabtu, 18 Juli 2026.
Fokus pada Integrated Service dan Respons Krisis
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan bahwa kepercayaan jutaan pengguna jalan tol menjadi motivasi perusahaan untuk terus melakukan value creation. Menurutnya, JMTC tidak hanya berfungsi sebagai pusat data, tetapi sebagai sistem kendali terintegrasi yang mendukung pengambilan keputusan cepat.
"Jasa Marga terus mengembangkan smart toll road ecosystem dengan mendorong paradigma dari infrastructure menjadi infraculture yang memberikan nilai dan pengalaman bagi masyarakat," ujar Rivan.
Dalam program mentoring ini, Jasa Marga fokus pada dua aspek utama:
* Integrated Service Monitoring: Pemantauan layanan terpadu berbasis data real-time.
* Incident & Crisis Response Management: Manajemen respons cepat terhadap insiden guna memulihkan kelancaran dan keamanan.
Menuju BUMN yang Terintegrasi
Managing Director Human Capital PT Danantara Asset Management, Agus Dwi Handaya, menambahkan bahwa dalam pengelolaan infrastruktur, setiap menit sangat berharga. Keputusan yang tepat melalui dasbor teknologi yang andal akan memperkuat akuntabilitas perusahaan.
"Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sharing session, tetapi mendorong peningkatan kapabilitas bersama antar-BUMN dalam menciptakan kerangka kendali yang kuat," kata Agus.
Program ini diisi dengan sesi Learning Experience oleh Direktur Layanan Jasa Marga Yaya Ruhiya dan Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti, serta ditutup dengan kunjungan lapangan (site visit) di fasilitas JMTC. Melalui sinergi ini, Jasa Marga berkomitmen untuk terus mendukung terwujudnya ekosistem layanan publik yang adaptif dan berstandar tinggi bagi seluruh BUMN di Indonesia.










