TVRINews, Jakarta
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan jika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan melalui penyelenggaraan pendidikan negeri gratis, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri.
Selain itu, Teddy mengatakan setiap anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, tanpa dibatasi latar belakang sosial maupun kondisi ekonomi keluarganya.
“Setiap anak Indonesia, dari keluarga dan latar belakang apa pun, berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan kesempatan yang sama untuk membangun masa depannya,” ujar Teddy kutip laman akun YouTube @SekretariatPresiden pada Senin, 21 September 2026.
Menurutnya, komitmen tersebut diwujudkan melalui percepatan berbagai program di sektor pendidikan. Selain memperjuangkan pendidikan negeri gratis, pemerintah juga memprioritaskan rehabilitasi sekolah dan perbaikan sarana-prasarana pendidikan agar kegiatan belajar mengajar berlangsung dalam lingkungan yang aman dan nyaman.
Pemerintah juga melanjutkan upaya peningkatan kesejahteraan guru, termasuk perbaikan gaji dan pengembangan kompetensi tenaga pendidik sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Teddy menegaskan, Presiden Prabowo menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan Indonesia. Karena itu, pendidikan menjadi salah satu fondasi utama dalam menciptakan generasi yang unggul, berdaya saing, dan memiliki kesempatan yang setara untuk meraih masa depan.
“Karena masa depan Indonesia dimulai dari ruang-ruang kelas hari ini,” tutup Teddy.










