TVRINews, Kendal
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Provinsi Jawa Tengah berlangsung lancar dan kondusif. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memastikan proses penerimaan murid baru dilaksanakan sesuai ketentuan dengan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, akuntabilitas, dan keadilan.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, mengatakan pelaksanaan SPMB di Kabupaten Kendal berjalan tanpa kendala berarti. Hal itu disampaikannya saat meninjau pelaksanaan SPMB di SMP Negeri 2 Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Rabu, 8 Juli 2026.
"Alhamdulillah proses SPMB di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah berjalan lancar. Pengawasan dan pengendalian terus dilakukan sehingga pelaksanaannya sesuai dengan aturan yang berlaku,"kata Fajar dalam keterangan tertulis, Kamis, 9 Juli 2026.
Fajar juga mengapresiasi pemerintah daerah dan seluruh satuan pendidikan yang terus mengawal pelaksanaan SPMB agar setiap calon murid memperoleh kesempatan yang adil untuk mengakses layanan pendidikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Ferinando RAD Bonay, menjelaskan bahwa pelaksanaan SPMB jenjang SMP di daerahnya melibatkan 110 satuan pendidikan. Seluruh tahapan penerimaan, termasuk proses daftar ulang, telah berjalan dengan baik.
"Semua berjalan lancar dan tidak ada masalah. Kami melakukan monitoring agar sekolah tidak menerima peserta didik melebihi kuota yang telah ditetapkan,"ungkap Ferinando.
Menurut Ferinando, sistem pendaftaran daring turut mendukung transparansi pelaksanaan SPMB, terutama dalam proses verifikasi titik koordinat domisili calon peserta didik untuk mencegah potensi penyimpangan.
"Kami meminta adanya pernyataan tertulis terkait titik koordinat domisili sehingga ada rasa keadilan bagi seluruh masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya," jelasnya.
Di tingkat sekolah, Pelaksana Tugas Kepala SMP Negeri 2 Kaliwungu, Agus Suwanto, menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB di sekolahnya berjalan lancar melalui empat jalur penerimaan yang tersedia.
Melalui sistem pendaftaran daring, SMP Negeri 2 Kaliwungu menerima 224 calon murid baru yang terbagi dalam tujuh rombongan belajar dengan masing-masing kelas berisi 32 peserta didik.
"Saat ini seluruh 224 calon murid baru telah melakukan daftar ulang dan seluruh proses dilakukan tanpa biaya,"ujar Agus.
Ia mengakui sempat terdapat kendala teknis yang dialami sebagian masyarakat, terutama terkait penentuan titik koordinat rumah dan proses pendaftaran secara daring. Namun, seluruh kendala tersebut dapat diselesaikan melalui pendampingan operator sekolah.
"Alhamdulillah semuanya bisa teratasi melalui bantuan teman-teman operator sekolah," pungkasnya.
Kemendikdasmen menilai kelancaran penyelenggaraan SPMB menjadi modal penting dalam menyambut tahun ajaran baru sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah.










