TVRINews, Jakarta
Pemuda Masjid Dunia menyatakan dukungan penuh sekaligus mengapresiasi seruan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi yang mengecam keras kekejaman Israel terhadap rakyat Palestina.
"Tentunya Pemuda Masjid Dunia sejalan dengan Pak Prabowo dan Presiden Mesir Abdel Fattah. Sebab, tindakan Israel yang kejam itu sudah tidak manusiawi. Mereka melakukan pembunuhan, Genosida dan pencaplok wilayah kepada Palestina dan itu sebenarnya tidak bisa dibiarkan. Dunia harus segera bertindak," ujar Presiden Pemuda Masjid Dunia, Datuk H Said Aldi Al Idrus dalam keterangan yang diterima , Selasa 13 Oktober 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Said Aldi merespons kunjungan bilateral Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi ke Indonesia. Kunjungan itu dilakukan untuk menjalin kerja sama di berbagai bidang sekaligus membahas tindakan keji Israel terhadap rakyat Palestina di Istana Negara, Jakarta, Minggu 11 Oktober 2026.
Said Aldi mengungkapkan bahwa Pemuda Masjid Dunia turut mendorong Indonesia, Mesir, dan negara-negara dunia lainnya untuk mengambil langkah tegas secara resmi guna mendesak PBB segera memberikan sanksi dan hukuman berat kepada Israel.
"Karena, kejahatan Israel sudah terlalu lama dan tak bisa dibiarkan. Mereka telah nyata-nyata melakukan pelanggaran hukum internasional dan Hak Asasi Manusia (HAM) kepada rakyat Palestina," tegas Said Aldi yang juga Ketua Umum PP AMPG Angkatan Pemuda Partai Golkar .
Ia menambahkan, Israel juga telah membangun permukiman ilegal di wilayah Palestina yang disusul oleh operasi militer. Aksi tersebut kerap memicu keresahan serta kekerasan terhadap pemuda di Palestina hingga memakan banyak korban jiwa.
"Dan yang selalu menjadi korban dari aksi kejam Benjamin Netanyahu bersama tentaranya adalah anak-anak, orang tua dan wanita," tukas Said Aldi.
Oleh karena itu, Pemuda Masjid Dunia bersama PP AMPG mengutuk keras tindakan brutal dan tidak berperikemanusiaan yang dilakukan Israel terhadap masyarakat Palestina.
"Kami juga selalu mendoakan agar PBB segera memberikan hukuman berat kepada Benjamin Netanyahu dan pengikutnya yang merupakan otak dibalik aksi kekejaman Israel kepada rakyat Palestina," pungkasnya.










